Dari Pekanbaru ke Panggung Global: Fildzah Hazimi Nauli, Cucu Pendiri Hotel Mutiara Merdeka Raih Baiduri Award 2025

A

administrator

Minggu, 21 Desember 2025 | 00:00 WIB

Dari Pekanbaru ke Panggung Global: Fildzah Hazimi Nauli, Cucu Pendiri Hotel Mutiara Merdeka Raih Baiduri Award 2025

PEKANBARU/AMSTERDAM, AmiraRiau.com- Fildzah Hazimi Nauli, cucu dari pendiri Hotel Mutiara Merdeka, tumbuh dalam lingkungan keluarga yang menanamkan nilai kerja keras, profesionalisme, dan pentingnya pendidikan. Nilai-nilai tersebut membentuk perjalanan hidup dan kariernya hingga ia dikenal sebagai salah satu perempuan muda asal Riau yang berhasil menembus dunia bisnis dan pemasaran global, serta meraih Baiduri Award 2025.

Perempuan kelahiran Pekanbaru, 25 Januari 1997 ini menempuh jalur pendidikan yang konsisten dan berlapis. Fildzah merupakan lulusan Manajemen Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan peminatan Marketing dan Strategic Management, sekaligus menyelesaikan double degree di University of Groningen, Belanda, pada bidang International Business.

Pendidikan magisternya diselesaikan di University of Amsterdam, dengan gelar Master of Science in Business Administration, jalur Digital Marketing.

Selain pendidikan formal, Fildzah juga memperkuat kapasitas profesionalnya melalui program global, antara lain Disruptive Strategy dari Harvard Business School Online serta Japanese Business Management melalui WasedaX. Pengalaman akademik lintas negara ini membekalinya dengan perspektif strategis dalam menghadapi dinamika bisnis dan transformasi digital.

Dalam karier profesional, Fildzah saat ini berkiprah sebagai Business Development Assistant di Briddge Legal & Finance, Amsterdam. Perannya mencakup riset pasar, pengelolaan klien, serta optimalisasi sistem CRM untuk mendukung pengembangan bisnis.

Sebelumnya, ia juga memiliki pengalaman internasional di Unilever Benelux, khususnya pada bidang employer branding dan pengelolaan media sosial korporasi, yang memperluas kompetensinya dalam komunikasi merek berskala multinasional.

Di luar dunia korporasi, Fildzah menunjukkan semangat kewirausahaan dengan mendirikan JAMBLE!, sebuah inisiatif yang berfokus pada jejaring dan dukungan bagi pencari kerja muda. Ia juga dikenal sebagai pendiri Jimmy Studio, proyek kreatif yang menggabungkan seni, desain, dan strategi pemasaran untuk klien UMKM hingga korporasi.Deretan prestasi yang diraih Fildzah memperkuat rekam jejaknya. Ia tercatat sebagai Winner UvA Impact Challenge, pemenang INNOPAY Case Amsterdam Career Days, serta peraih penghargaan Best Attendee pada program Kantor Staf Presiden x Huawei Digital. Capaian ini menjadi indikator daya saing dan konsistensinya di lingkungan profesional yang kompetitif.

Aktif berorganisasi sejak mahasiswa, Fildzah pernah menjabat sebagai Manager Dokumentasi dan Komunikasi di Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Groningen, serta memimpin bidang Marketing dan Media pada ajang nasional Young Entrepreneurs Show (YES!) di UGM. Pengalaman tersebut mengasah kepemimpinan sekaligus memperkuat komitmennya terhadap pengembangan komunitas pemuda Indonesia.

Menanggapi penghargaan tersebut, Fildzah menyampaikan rasa syukur dan haru atas apresiasi yang diberikan PRBF. Ia menilai Anugerah Baiduri menjadi motivasi untuk terus berkarya dan memberi dampak positif.

“Anugerah ini menjadi kehormatan sekaligus penyemangat bagi saya. Saya berharap apa yang saya lakukan dapat menginspirasi perempuan muda, khususnya dari Riau, untuk berani bermimpi dan berkiprah di level global tanpa melupakan nilai-nilai daerah,” ujar Fildzah.

Ketua Perempuan Riau Bangkit Foundation, Prof. Dr. Hj. Ellydar Chaidir, S.H., M.Hum., menjelaskan bahwa Anugerah Baiduri 2025 diberikan dalam tujuh kategori kepada perempuan yang dinilai berprestasi dan berdedikasi di bidangnya masing-masing.

Seluruh penerima dipilih oleh dewan juri berdasarkan capaian dan kontribusi nyata. “Tahun ini ada tujuh kategori anugeraah. Para penerima dipilih berdasarkan prestasi dan dedikasi sesuai bidangnya. PRBF berkomitmen untuk terus
mendorong peran strategis perempuan di berbagai sektor kehidupan,” kata Prof. Ellydar.

Penghargaan Baiduri Award 2025 yang diterima Fildzah menegaskan posisinya sebagai representasi perempuan muda Riau yang mampu melampaui batas sosial dan geografis.

Berangkat dari keluarga pekebun sawit dengan dukungan kuat lintas generasi—orang tua sebagai teladan dan opung sebagai penyemangat—Fildzah kini berkiprah di panggung global, sejalan dengan semangat pemberdayaan perempuan yang diusung Perempuan Riau Bangkit Foundation.***

Penulis: Rls