o0o
Salah satu media online, Forum Sumbar.com, pernah menulis tentang Makmur Hendrik, yang menyebut bahwa Makmur Hendrik merupakan seorang maestro penulis cerita dan wartawan Indonesia yang memiliki imajinasi yang tajam dalam setiap karya yang dibuatnya. Mulai dari novel sampai cerpen, karyanya selalu enak dibaca dan membawa pembaca hanyut di dalam ceritanya. Pokoknya cerita Makmur Hendrik di dalam novel maupun cerpennya memiliki daya tarik tersendiri bagi pembacanya. Makmur Hendrik yang kelahiran Buluh Cina, Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, pada 7 Juni 1947 itu, telah menghasilkan karya-karya yang fenomenal dan melegenda. Di antaranya; “Tikam Samurai” (Si Bungsu) dan “Giring-giring Perak”. Pada akhir 1970-an dan awal 1980-an, ia memenangkan beberapa kali sayembara novel dan penulisan cerpen tingkat nasional. Di antaranya berjudul “Melintas Badai” dan “Siul” (1984). Dari karyanya yang menang sayembara di tingkat nasional tersebut, di antaranya sudah diangkatkan ke layar lebar/film, seperti; “Buah Hati Mama”, “Melintas Badai”, “Luka di Atas Luka” dan “Yang Kukuh yang Runtuh”. Pekanbaru: 14 Maret 2025, Yadi Ismail
Link berhasil disalin!
Cerita (Makmur Hendrik) di Balik Cerita Pahlawan Pembangunan
I
Isman
Jumat, 14 Maret 2025 | 00:00 WIB
Baca Juga
Laptop Baterai Awet Terbaik: Zenbook & Vivobook S dengan Daya Tahan hingga 32 Jam
2 bulan yang lalu
Bahasa Melayu sebagai Bahasa ASEAN
1 tahun yang lalu
Hapus Sistem Outsourcing, Presiden Prabowo: Pengusaha Tak Boleh Kaya Sendiri, Pekerja Harus Hidup Layak!
1 tahun yang lalu