Janda anak 4 itu, sudah dua tahun ditinggal suami yang meninggal dunia karena sakit. Sejak di tinggal suami, Rini menjadi tulang punggung keluarga.
“Anak saya 4. Yang tua sudah kerja menggantikan ayahnya di BPBD Damkar, sementara yang ke-2 yang bernama Zizi masih duduk di bangku MTS kelas 9. Sementara nomor 3 masih duduk di bangku Sekolah Dasar dan anak yang ke-4 belum sekolah,” sebutnya.
Rini mengucapkan terimakasih kepada Bupati Alfedri yang memberikan kesempatan anaknya untuk bisa kuliah gratis bantuan Pemda dan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan.
Bupati Siak Alfedri menyampaikan harapannya, anak harus tetap sekolah. Dengan santunan BPJS ini, uangnya dipergunakan hal bermanfaat.
“Ibu yang sabar, membesarkan anaknya. Anak yang pertama kan sudah kerja, yang kita pikirkan bagaimana, adik-adiknya, Seperti zizi tetap sekolah dan tamat SMA lanjut kuliah,” kata dia.
Alfedri menambahkan, Pemkab memiliki program beasiswa BeTUNAS untuk keluarga PKH, selain itu, ada beasiswa berprestasi dan beasiswa hafiz 15 juz.
“Saya, nih datang bersama Kepala BPJS Tenaga Kerja, anak ibu Zizi bisa ikut beasiswa BPJS ditanggung 12 juta/tahun. Namun kita juga beasiswa PKH dan BAZNAS. Syaratnya IPS IPK nya memiliki nilai 3,0 sementara IPS memiliki nilai 2,75,” terangnya.
Terpisah, Bupati Alfedri juga menyerahkan santunan JKN-BPJS Ketenagakerjaan dan beasiswa PKH kepada Tarmi ahli waris dari suaminya Ibrahim Rahimahullah, yang rumahnya berada di Kelakap, Kampung Tengah.***
Janda anak 4 itu, sudah dua tahun ditinggal suami yang meninggal dunia karena sakit. Sejak di tinggal suami, Rini menjadi tulang punggung keluarga.
“Anak saya 4. Yang tua sudah kerja menggantikan ayahnya di BPBD Damkar, sementara yang ke-2 yang bernama Zizi masih duduk di bangku MTS kelas 9. Sementara nomor 3 masih duduk di bangku Sekolah Dasar dan anak yang ke-4 belum sekolah,” sebutnya.
Rini mengucapkan terimakasih kepada Bupati Alfedri yang memberikan kesempatan anaknya untuk bisa kuliah gratis bantuan Pemda dan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan.
Bupati Siak Alfedri menyampaikan harapannya, anak harus tetap sekolah. Dengan santunan BPJS ini, uangnya dipergunakan hal bermanfaat.
“Ibu yang sabar, membesarkan anaknya. Anak yang pertama kan sudah kerja, yang kita pikirkan bagaimana, adik-adiknya, Seperti zizi tetap sekolah dan tamat SMA lanjut kuliah,” kata dia.
Alfedri menambahkan, Pemkab memiliki program beasiswa BeTUNAS untuk keluarga PKH, selain itu, ada beasiswa berprestasi dan beasiswa hafiz 15 juz.
“Saya, nih datang bersama Kepala BPJS Tenaga Kerja, anak ibu Zizi bisa ikut beasiswa BPJS ditanggung 12 juta/tahun. Namun kita juga beasiswa PKH dan BAZNAS. Syaratnya IPS IPK nya memiliki nilai 3,0 sementara IPS memiliki nilai 2,75,” terangnya.
Terpisah, Bupati Alfedri juga menyerahkan santunan JKN-BPJS Ketenagakerjaan dan beasiswa PKH kepada Tarmi ahli waris dari suaminya Ibrahim Rahimahullah, yang rumahnya berada di Kelakap, Kampung Tengah.***