- Dengan rendahnya realisasi pembangunan dan perbaikan jalan di Provinsi Riau, 2021 hanya 25,7 Km, pemeliharaan 1.058 km dan tahun 2022 hanya 713 km.
- Dugaan konsultan kegiatan di dinas PUPR Provinsi Riau adalah orang-orang M. Arif Setiawan.
- Temuan BPK, pembangunan jalan lintas Mahato Simpang Manggala tahun 2020 bermasalah berapa item, diduga menimbulkan kerugian 460 juta, dugaan M. Arief Setiawan menerima fee.
- Kepala Dinas PUPR Provinsi Riau diduga tidak responsif dengan keluhan dan masukan terkait jalan rusak di Provinsi Riau dan diduga menutupi persoalan jalan di Provinsi Riau.
- Kepala Dinas PUPR M. Arief Setiawan diduga terindikasi korupsi, bermain dan menerima fee kegiatan peningkatan jalan Simpang Bunut Teluk Meranti nilai Rp 13. 455.193.884.00 (tahun 2019) Rp 13.725.382.430.00 (2020) dan Rp 11.452.220.756.00 (2011).
- Dugaan kecurangan pelaksaan tender pekerjaan rekonstruksi/peningkatan kapasitas struktur jalan Bagansiapiapi Teluk Piyai, diduga M Arief bermain.