Menurut Adel, langkah ini penting dilakukan untuk memberikan pesan atau informasi kepada masyarakat luas bahwasanya gunung api tersebut tidak boleh didaki karena berbahaya bagi keselamatan.
Adel mengkhawatirkan masih ada masyarakat yang nekat naik karena beranggapan status gunung api sudah turun level. Oleh karena itu, keempat instansi bersepakat menutup permanen.
Menurut informasi, Gunung Marapi ini mengalami erupsi sebanyak 14 kali sepanjang Januari 2025. Ketinggian kolom abu vulkanik yang dikeluarkan bervariasi dan aktivitas vulkaniknya masih fluktuatif.***
Link berhasil disalin!
Ditutup Permanen, Gunung Marapi tak Boleh Lagi Didaki!
I
Isman
Selasa, 28 Januari 2025 | 00:00 WIB
Baca Juga
Laptop Baterai Awet Terbaik: Zenbook & Vivobook S dengan Daya Tahan hingga 32 Jam
2 bulan yang lalu
Bahasa Melayu sebagai Bahasa ASEAN
1 tahun yang lalu
Hapus Sistem Outsourcing, Presiden Prabowo: Pengusaha Tak Boleh Kaya Sendiri, Pekerja Harus Hidup Layak!
1 tahun yang lalu