DPC Demokrat Kampar Kukuhkan 8 DPAC Baru di Pulau Kasiok

A

administrator

Kamis, 27 November 2025 | 00:00 WIB

DPC Demokrat Kampar Kukuhkan 8 DPAC Baru di Pulau Kasiok

KAMPAR UTARA, AmiraRiau.com- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Kampar menggelar kegiatan pendidikan politik sekaligus pelantikan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) se-Kabupaten Kampar, Rabu (26/11/2025).

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kegiatan kali ini dilaksanakan di objek wisata Pulau Kosiok, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, menghadirkan suasana alam yang santai namun tetap sarat makna.

Sebanyak 8 kecamatan resmi dikukuhkan sebagai DPAC Partai Demokrat, yaitu Koto Kampar Hulu, Bangkinang, Bangkinang Kota, Kampar, Kampar Utara, Tapung, Tapung Hilir dan Siak Hulu.

Pelantikan diawali pembacaan naskah SK oleh BPOKK DPC Demokrat Kampar, M. Faisal, kemudian dilanjutkan prosesi penyerahan pataka oleh Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kampar, Denni Saputra, didampingi Sekretaris DPC, Sunardi DS.

Plt Ketua DPC Demokrat Kampar, Denni Saputra, menjelaskan pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat pleno DPC, menyusul adanya sejumlah pengurus DPAC yang mengundurkan diri, keluar, atau berhenti dari kepengurusan.

Ia menyampaikan bahwa 8 PAC yang dilantik hari ini akan menerima SK bersamaan pada tahun 2027, sebab masih terdapat 4 PAC lain yang belum merampungkan kelengkapan data pengurus.

“Target kita 4 PAC yang belum lengkap ini selesai pada Januari 2026,” ujarnya.

Denni mengungkapkan adanya tantangan terkait masyarakat yang ingin bergabung ke Partai Demokrat, namun enggan mendaftarkan KTP sebagai anggota.

“Alasannya beragam, mulai kekhawatiran mengganggu pekerjaan, status honor, hingga pendamping. Ini menjadi kendala bagi kita,” jelasnya.

Selain itu, beberapa PAC sebelumnya sempat vakum karena ketuanya berpindah partai, bekerja di BUMD, atau diangkat sebagai ASN. Karena ASN dilarang berpolitik, otomatis kepengurusan harus diganti.

“Kami berharap PAC yang baru dilantik mampu mengaktifkan kembali PAC yang sempat vakum,” tegas Denni.

Ia menekankan bahwa PAC merupakan mesin partai, karena berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, PAC diminta terus berkoordinasi dengan Fraksi Demokrat dan anggota DPRD di dapil masing-masing.

“Membesarkan Partai Demokrat perlu kebersamaan. Kita ingin Demokrat ke depan menjadi nomor satu, minimal nomor dua. Dan calon legislatif akan kita prioritaskan dari kader sendiri,” tambahnya.

Denni juga meminta agar Fraksi Demokrat selalu melibatkan PAC dalam momentum penting, seperti reses atau pertemuan dengan masyarakat.

“PAC harus dilibatkan dalam kegiatan Dewan yang bersentuhan langsung dengan publik,” ujarnya.

“Semoga PAC yang dilantik dapat membesarkan Partai Demokrat di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Sekretaris DPC Demokrat Kampar, Sunardi DS, menegaskan, masuk partai politik merupakan bentuk pengabdian.

“Memasuki partai politik ini adalah penghibahan diri. Kita hibahkan waktu dan tenaga untuk kemanfaatan masyarakat. Tidak semua orang punya kesempatan masuk partai,” katanya.

Sunardi menggambarkan bahwa kadang seseorang memiliki keinginan, namun sarana tidak ada, atau sarana ada, tapi keinginan tidak ada. “Karena itu, bagi yang sudah masuk, manfaatkanlah untuk berbuat lebih banyak,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Fraksi Demokrat di DPRD Kampar saat ini memegang sejumlah jabatan strategis, seperti di Komisi II, Komisi IV, hingga unsur pimpinan DPRD.

Sunardi meminta PAC aktif berkoordinasi dengan DPC. “Apa pun keluhan masyarakat di lapangan, sampaikan ke DPC. Nanti DPC meneruskan aspirasi itu ke fraksi,” jelasnya.***

Penulis: Ali Akbar