Inspektur Upacara HUT ke-81 RI di DPD PDIP Riau, H. Aswandi Minta SDA Daerah Sejahterakan Rakyat

I

Isman

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Inspektur Upacara HUT ke-81 RI di DPD PDIP Riau, H. Aswandi Minta SDA Daerah Sejahterakan Rakyat
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau, H. Aswandi, S.E., menjaadi inspektur upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026)

PEKANBARU, AmiraRiau.com- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Riau menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026), bertempat di Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman No. 462 A, Pekanbaru.

Dalam upacara tersebut, H. Aswandi, S.E., selaku Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau, bertindak sebagai inspektur upacara.

Upacara diikuti jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau, anggota Fraksi PDI Perjuangan Riau, sayap partai, para sesepuh partai, kader serta simpatisan PDI Perjuangan.

Dalam sambutannya, H. Aswandi mengajak seluruh kader untuk memaknai peringatan kemerdekaan tidak sebatas seremoni, tetapi sebagai momentum memperkuat nasionalisme, persatuan dan perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Merdeka bukan sekadar bebas dari penjajahan, tetapi bagaimana kemerdekaan mampu menghadirkan kedaulatan, keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Menurut Aswandi, kemerdekaan yang dinikmati bangsa Indonesia merupakan warisan perjuangan para pendiri bangsa, khususnya Proklamator Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta. Bung Karno, katanya, mewariskan nilai penting berupa nasionalisme, Marhaenisme dan gotong royong, yang menjadi bagian penting dalam perjuangan PDI Perjuangan.

Ia menegaskan, tema HUT ke-81 RI, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, sejalan dengan cita-cita Trisakti Bung Karno, yakni berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

“Semangat itu harus kita wujudkan secara nyata di Provinsi Riau,” ujarnya.

Kedaulatan Pangan dan Energi

Dalam konteks Riau, Aswandi menekankan pentingnya memperkuat kedaulatan pangan dan energi dengan memastikan kekayaan sumber daya alam daerah memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Potensi sawit, minyak dan gas bumi, karet serta berbagai sumber daya lainnya, menurutnya, harus mampu meningkatkan kesejahteraan petani, buruh dan masyarakat Riau.

“Kita ingin sumber daya alam Riau tidak hanya menjadi angka dalam statistik ekonomi, tetapi benar-benar menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat,” katanya.

Selain itu, ia mendorong penguatan hilirisasi industri di Riau. Menurutnya, daerah penghasil tidak seharusnya hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi harus mampu membangun industri pengolahan yang menciptakan nilai tambah dan lapangan pekerjaan.

“Jangan lagi kita hanya mengekspor bahan mentah. Kita harus membangun industri, menciptakan nilai tambah dan membuka lapangan kerja bagi anak-anak Riau,” tegasnya.

Menjaga Budaya dan Lingkungan

Aswandi juga menyoroti pentingnya menjaga identitas budaya Melayu sekaligus kelestarian lingkungan.

Menurutnya, kemajuan ekonomi harus berjalan beriringan dengan pelestarian adat istiadat, hutan dan lingkungan. Persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus menjadi perhatian bersama karena menyangkut kesehatan masyarakat dan masa depan generasi mendatang.

“Menjaga alam adalah menjaga masa depan anak cucu kita. Pembangunan tidak boleh mengorbankan lingkungan dan identitas budaya daerah,” ujarnya.

PDI Perjuangan Harus Hadir di Tengah Rakyat

Lebih lanjut, Aswandi menegaskan bahwa PDI Perjuangan sebagai partai yang berideologi Pancasila memiliki tanggung jawab untuk terus memperjuangkan kepentingan wong cilik dan kaum Marhaen.

Karena itu, kader partai diminta tidak hanya aktif dalam momentum politik, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat.

“Tugas kita bukan hanya berpolitik di gedung, tetapi turun ke bawah, mendengar keluh kesah rakyat dan hadir ketika rakyat membutuhkan,” katanya.

Ia mengajak seluruh kader PDI Perjuangan se-Provinsi Riau menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum memperkuat soliditas, memperkokoh semangat gotong royong dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.

“Partai besar karena rakyat, dan partai ada untuk rakyat,” tegasnya.

Pada bagian akhir sambutannya, Aswandi mengajak seluruh peserta upacara mendoakan para pejuang dan pendiri bangsa, termasuk putra-putri terbaik Bumi Lancang Kuning yang telah mengorbankan jiwa dan raganya bagi kemerdekaan Indonesia.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau tersebut ditutup dengan seruan penuh semangat:

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!

Merdeka! Merdeka! Merdeka!***

Penulis: AJD
Editor: Isman