PEKANBARU, AmiraRiau.com – Menanggapi dinamika geopolitik internasional di Timur Tengah yang memicu isu kelangkaan bahan bakar, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bergerak cepat. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG di wilayah Riau dalam kondisi aman terkendali.
Langkah ini diambil untuk memberikan rasa tenang bagi masyarakat, khususnya menjelang lonjakan kebutuhan selama masa mudik dan libur Idulfitri 1447 H/2026 M.
SF Hariyanto mengungkapkan bahwa Pemprov Riau telah melakukan koordinasi intensif dengan PT Pertamina dan instansi terkait. Untuk mengantisipasi praktik curang, distribusi energi di lapangan akan dipantau langsung oleh aparat penegak hukum.
"Kita bersama Polda Riau akan memantau setiap distribusi di tiap SPBU. Nanti akan ada personel kepolisian untuk penjagaan. Jadi, tidak dibenarkan adanya penyelewengan saat pembelian. Kalau kedapatan, langsung kita amankan," tegas SF Hariyanto, Rabu (11/3/2026).
Plt Gubri juga meminta masyarakat untuk tidak terpancing isu kelangkaan yang berujung pada pembelian berlebihan (panic buying). Ia menjamin bahwa jalur logistik energi ke Riau tetap menjadi prioritas pemerintah.
"Saya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan, apalagi penimbunan. Pemerintah bersama seluruh pihak terkait terus memastikan pasokan tetap tersedia bagi seluruh lapisan masyarakat," pungkasnya.
Pemprov Riau berkomitmen untuk terus memonitor fluktuasi harga dan distribusi energi secara real-time guna memastikan perayaan Idulfitri tahun ini berjalan lancar tanpa kendala energi.***
Penulis/Sumber: MCR