Kabut Asap Kembali Selimuti Siak, Bungaraya Bahkan Berstatus Berbahaya

I

Isman

Selasa, 29 September 2026 | 11:03 WIB

Kabut Asap Kembali Selimuti Siak, Bungaraya Bahkan Berstatus Berbahaya

SIAK, AmiraRiau.com- Kabut asap tebal kembali menyelimuti wilayah Kabupaten Siak, Riau, pada Selasa (29/9/2026) pagi. Pekatnya asap di kawasan Kota Siak dan sejumlah kecamatan membuat jarak pandang menjadi terbatas serta memperburuk kualitas udara.

Meskipun asap terlihat pekat, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, memastikan tidak ada titik api (hotspot) yang terdeteksi di wilayah Kabupaten Siak.

“Beberapa hari terakhir wilayah kita zero titik api. Kabut asap pekat yang terjadi dalam dua hari terakhir di Siak merupakan asap kiriman dari daerah luar yang mengalami kebakaran hutan dan lahan (Karhutla),” tegas Novendra, Selasa (29/9/2026).

Mengingat penurunan kualitas udara, BPBD mengimbau masyarakat—terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita ISPA—untuk membatasi aktivitas di luar ruangan serta mengenakan masker. Warga juga diminta terus memantau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berkala di portal resmi Diskominfo Siak.

Sementara itu, Kepala Daops Manggala Agni Sumatra VI/Siak, Ihsan Abdillah, mengungkapkan berdasarkan pantauan ASEAN Specialised Meteorological Centre (ASMC) dan BMKG, sumber asap utama berasal dari kebakaran hebat di Sumatra Selatan (Sumsel).

“Berdasarkan pemantauan arah angin SIPONGI dan BMKG, pergerakan massa udara membawa asap dari arah selatan menuju utara, lalu berbelok menuju Selat Malaka. Perubahan dan perambatan angin ini memperlambat pergerakan massa asap di Riau, termasuk Siak,” jelas Ihsan.

Guna menanggulangi karhutla di daerah asal, personel Manggala Agni Daops Sumatra VI/Siak bahkan turut diperbantukan memadamkan kebakaran hebat di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel.

Dampak pergerakan asap lintas wilayah ini secara langsung menurunkan kualitas udara di Rokan dan Siak. Berdasarkan data pembaruan ISPU pada Selasa (29/9/2026). Kecamatan Siak berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif dan sejumlah cecamatan Lain berada pada kategori tidak sehat dan Kecamatan Bungaraya tercatat melonjak hingga kategori berbahaya.

Pemerintah daerah mengimbau seluruh pihak untuk tetap waspada serta menjaga kondisi kesehatan di tengah ancaman asap kiriman yang masih berpotensi bertahan mengikuti pergerakan angin.***

Editor: Isman
Sumber: MC Siak