Kadis Kominfo Siak Ajak Aparatur Viralkan Program Pembangunan

A

administrator

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:00 WIB

Kadis Kominfo Siak Ajak Aparatur Viralkan Program Pembangunan

SIAK, AmiraRiau.com – Di era keterbukaan informasi, Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak hanya dituntut aktif secara administratif di kantor, tetapi juga diharapkan menjadi jembatan informasi di dunia maya. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Siak, Rozi Chandra, mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkab Siak untuk berperan aktif menyebarluaskan program dan kegiatan pembangunan daerah melalui media sosial masing-masing.

Ajakan strategis ini disampaikan Rozi saat memimpin rapat internal di lingkungan Dinas Kominfo Siak, Rabu (21/1/2026). Menurutnya, media sosial merupakan kanal komunikasi publik yang paling efektif saat ini untuk menyentuh seluruh lapisan masyarakat secara cepat dan luas.

“Setiap ASN memiliki media sosial. Ini adalah aset komunikasi yang sangat efektif untuk menyampaikan kebijakan, pesan pembangunan, dan capaian kerja pemerintah secara langsung kepada masyarakat,” ungkap Rozi.

Rozi menekankan bahwa keterlibatan ASN di ruang digital bukan sekadar formalitas, melainkan upaya meningkatkan partisipasi publik. Jika media sosial diisi dengan narasi pembangunan yang positif, maka akan tumbuh rasa memiliki (sense of belonging) serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Meskipun mendorong keaktifan ASN di dunia digital, Rozi memberikan catatan penting terkait etika dan akurasi konten. Ia meminta seluruh aparatur untuk tetap mengedepankan kesantunan dan memastikan informasi yang dibagikan adalah data yang valid.

“Gunakan media sosial secara bijak. Sampaikan informasi yang mencerahkan, edukatif, dan faktual. Jangan sampai konten yang dibagikan menimbulkan tafsir keliru di tengah masyarakat,” tegasnya.

Rozi berharap kehadiran ASN di ruang digital dapat mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan warga, sekaligus memastikan informasi resmi daerah dapat mengimbangi peredaran informasi yang tidak jelas sumbernya (hoax).****