PEKANBARU, AmiraRiau.com– Menjelang perayaan Idulfitri 1447 H, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Damkar Riau melaporkan masih adanya aktivitas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di beberapa wilayah. Hingga Rabu (11/3/2026), tercatat lima titik api yang tersebar di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Bengkalis, dan Kampar masih dalam tahap pemadaman serta pendinginan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Damkar Riau, Jim Gafur, mengonfirmasi bahwa tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) tengah bekerja ekstra di lokasi.
Kabupaten Indragiri Hilir menjadi wilayah dengan konsentrasi kebakaran terbanyak saat ini. Berikut rincian lokasi yang sedang ditangani, yaitu tiga titik di Kabupaten Indragiri Hilir, masing-masing di Kelurahan Tanjung Pidada, Kecamatan Tempuling, Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung dan Desa Tagagiri Tama Jaya, Kecamatan Pelangiran.
Selanjutnya, satu titik di Kabupaten Bengkalis, yaitu Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat dan 1 titik Kabupaten Kampar di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang.
Hingga saat ini, pemadaman dilakukan sepenuhnya melalui jalur darat. Keterbatasan alat menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan, mengingat bantuan udara belum tersedia.
"Untuk saat ini pemadaman masih dilakukan melalui jalur darat. Bantuan helikopter water bombing dari BNPB masih dalam proses penyiapan dan belum tiba di Riau," jelas Jim Gafur.
Petugas terus melakukan proses pendinginan (mopping up) secara berkelanjutan. Hal ini krusial dilakukan untuk memastikan sisa-sisa bara api di dalam tanah gambut benar-benar padam dan tidak tersulut kembali oleh angin kencang.
Mengingat sebagian wilayah Riau sudah mulai memasuki musim kemarau, potensi perluasan api sangat tinggi. BPBD mengimbau keras kepada masyarakat dan pemilik konsesi lahan untuk tidak melakukan pembersihan lahan dengan cara dibakar.
"Saat ini potensi kebakaran lahan cukup tinggi dan bisa cepat meluas. Kami mohon kerja samanya agar tidak ada lagi yang membuka lahan dengan cara dibakar," tegasnya.***
Penulis/Sumber: MCR