Pasar Lama Pekan Tebih Membara, Puluhan Rumah Hangus, Wabup Poti Instruksikan Penanganan Darurat

A

administrator

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:00 WIB

Pasar Lama Pekan Tebih Membara, Puluhan Rumah Hangus, Wabup Poti Instruksikan Penanganan Darurat

KEPENUHAN HULU, AmiraRiau.com – Suasana mencekam menyelimuti Pasar Lama Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Rokan Hulu, pada Rabu malam (11/2/2026). Kebakaran hebat yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB menghanguskan puluhan rumah warga dan memaksa puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal dalam sekejap.

Kobaran api yang menjulang tinggi disertai asap hitam pekat memicu kepanikan luar biasa. Warga setempat berhamburan menyelamatkan diri dan mengevakuasi barang berharga seadanya di tengah kepungan api yang merambat cepat di kawasan padat penduduk tersebut.

Berdasarkan data sementara dari lapangan, sedikitnya 20 unit rumah dilaporkan hangus terbakar. Sebagian besar bangunan yang bermaterial kayu membuat api dengan mudah menjalar dari satu rumah ke rumah lainnya.

Meski kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, otoritas setempat mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa memilukan ini. Penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian.

Mendapat laporan bencana tersebut, Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, S.H, M.M, langsung turun ke lokasi kejadian pada malam yang sama. Kehadirannya didampingi Kalaksa BPBD Rohul Zulhendri, S.Sos, M.Ip, dan Camat Kepenuhan Hulu Juneidy, S.IP, M.Si.

Wabup Poti memastikan seluruh armada pemadam kebakaran bekerja maksimal dan menginstruksikan BPBD untuk segera mendata kebutuhan darurat bagi para pengungsi.

"Kami hadir untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan memberikan dukungan moril kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Fokus utama kita adalah pemadaman total dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak," ujar Wabup Poti di lokasi kejadian.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan silih berganti untuk menjinakkan si jago merah. Petugas gabungan bersama warga bahu-membahu melokalisir api agar tidak meluas ke area pasar yang lebih luas. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih bersiaga di lokasi untuk melakukan proses pendinginan guna mencegah munculnya titik api baru.***

Penulis: Kominfo/Yus