Penyidik KPK Geledah Kantor BPKAD Riau, Telusuri Bukti Dugaan Korupsi Abdul Wahid

A

administrator

Rabu, 12 November 2025 | 00:00 WIB

Penyidik KPK Geledah Kantor BPKAD Riau, Telusuri Bukti Dugaan Korupsi Abdul Wahid

PEKANBARU, AmiraRiau.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan selama 5 jam di Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau, Rabu (12/11/2025), penggeledahan terkait dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelusuri kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.
‎
‎Setelah menggeledah Kantor Gubernur dan Dinas PUPR-PKPP, giliran Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) disisir penyidik.
‎
Dengan pengamanan ketat personel Brimob Polda Riau yang berjaga di pintu masuk namun tak membuat suasana tegang. Aktivitas pegawai tetap berjalan seperti biasa dan pagar kantor tetap terbuka.
‎
‎Penggeledahan ini merupakan lanjutan dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Senin, 3 November 2025 lalu.
‎
‎Dalam operasi itu, Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Kadis PUPR-PKPP M Arief Setiawan, dan Tenaga Ahli Gubernur Dani M Nursalam telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan pemerasan terhadap pejabat di lingkup Pemprov Riau.
‎
‎Ketiganya kini ditahan di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Abdul Wahid ditahan di Rutan ACLC KPK, sementara dua lainnya di Rutan Gedung Merah Putih.***