PEKANBARU, AmiraRiau.com — Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, memimpin langsung jalannya Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tingkat kota. Agenda kenegaraan tersebut dipusatkan di halaman Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, Selasa (2/6/2026).
Upacara yang berlangsung khidmat di bawah langit ibu kota Provinsi Riau ini diikuti oleh jajaran pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pekanbaru, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Lurah, hingga ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Pekanbaru.
Dalam kapasitasnya sebagai Pembina Upacara, Wali Kota Agung Nugroho membacakan pidato resmi dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Adapun peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema universal yang sarat makna, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”
Melalui amanat tertulis BPIP tersebut, Wako Agung mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Bertuah, terutama generasi muda selaku pilar masa depan, untuk terus menghidupkan dan merawat nilai-nilai Pancasila. Ideologi negara tidak boleh sekadar menjadi konsep hafalan, melainkan harus membumi dan menjadi pedoman moral harian.
"Pancasila itu bukan hanya sebagai logo atau pajangan, tetapi juga harus diimplementasikan secara konkret dalam kehidupan kita sehari-hari," tegas Wali Kota Agung Nugroho di hadapan peserta upacara.
Lebih spesifik, Wali Kota pilihan rakyat ini menggarisbawahi bahwa butir-butir Pancasila memegang peran vital dalam lingkaran birokrasi. Ia meminta seluruh pegawai—baik ASN maupun Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemko Pekanbaru—menjadikan nilai dasar negara ini sebagai fondasi etos kerja.
Aktualisasi Pancasila di tingkat pemerintahan harus diwujudkan dalam bentuk pelayanan publik yang bersih, nondiskriminatif, akuntabel, serta mengedepankan kepentingan hajat hidup masyarakat luas.
Ia juga mengimbau warga Pekanbaru untuk kembali membangkitkan tradisi gotong royong dan toleransi di tengah kemajemukan urban, demi menyukseskan berbagai program pembangunan infrastruktur serta kesejahteraan sosial di Kota Pekanbaru.
Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati secara nasional setiap tanggal 1 Juni ini menjadi alarm pengingat kolektif. Di tengah arus globalisasi yang bergerak cepat, menjaga persatuan dalam keberagaman serta mempraktikkan Pancasila adalah kunci utama menjaga kedaulatan bangsa.***