MANNA, AmiraRiau.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Manna terus mematangkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kali ini, lahan kosong di area Rutan disulap menjadi lahan produktif melalui penanaman bibit cabai pada Kamis (12/03/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB ini melibatkan Staf Kemandirian, CPNS, anggota magang, serta tiga orang WBP pilihan. Inisiatif ini merupakan langkah nyata dalam mendukung 15 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang ketahanan pangan.
Dalam proses penanaman, para WBP tidak hanya bekerja secara fisik, tetapi juga diberikan pengarahan teknis mengenai pengelolaan lahan yang baik.
Materi pelatihan meliputi pemilihan bibit, pengolahan tanah dan pertanian hijau.
"WBP sangat antusias. Mereka diajarkan untuk bertanggung jawab dan mandiri dalam mengelola lahan. Fokus kami adalah membekali mereka keahlian nyata setelah bebas nanti," ujar Nopan, Pembimbing Kemandirian Rutan Manna.
Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Muhamad Nur, memberikan apresiasi tinggi atas keberlanjutan program ini. Ia berharap program ini menjadi solusi ganda: memenuhi kebutuhan pangan internal Rutan sekaligus meningkatkan kualitas hidup narapidana.
"Kami ingin WBP menjadi produsen cabai yang handal. Dengan kemandirian ini, mereka memiliki bekal positif untuk kembali ke masyarakat," tegas Muhamad Nur.
Program ketahanan pangan ini dipastikan akan terus berlanjut dengan berbagai komoditas lainnya. Melalui pemanfaatan lahan kosong, Rutan Manna membuktikan bahwa keterbatasan ruang bukan penghalang untuk tetap produktif dan memberikan manfaat bagi lingkungan.***
Penulis: DL