PEKANBARU, AmiraRiau.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru menggesa proses overlay atau pelapisan kembali ruas Jalan Teratai, Kota Pekanbaru. Mereka juga menggesa pengerjaan drainase di ruas jalan tersebut.
Tahapan demi tahapan pun berlangsung sejak akhir Juli 2026 lalu. Ada rencana tahapan perbaikan jalan dan drainase ini membutuhkan waktu berkisar lima bulan.
"Kami menargetkan pengerjaan drainase dan perbaikan jalan tuntas dalam lima bulan," jelas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, Selasa (18/8/2026).
Menurutnya, panjang ruas jalan yang mengalami pengaspalan kembali di jalan itu hampir satu kilometer. Ada rencana panjang Jalan Teratai yang diaspal kembali mencapai 783 meter.
Pria yang disapa Edu mengatakan bahwa untuk pembangunan drainase hanya satu sisi. Ia menyebut bahwa satu sisi drainase sudah dibangun.
Sayangnya kondisi drainase penuh sampah sehingga tidak lagi berfungsi dengan baik. Apalagi selama ini kondisinya terututup karena banyak pedagang berjualan di atas drainase.
"Namun yang sudah dibangun kondisinya tersumbat, maka kita bantu normalisasi dan perbaiki. Panjangnya sekitar seratus meter," ulasnya.
Pihaknya bukan cuma melakukan pengerukan dan penyedotan terhadap material yang menyumbat drainase. Ada juga sejumlah ruas Teratai belum terdapat drainase sehingga bakal dibangun baru.
Selain itu, pengaspalan kembali jalan ini berlangsung di sejumlah ruas jalan di sekitarnya yaitu Jalan Kenanga, Jalan Kemuning dan Jalan Mawar. Panjang ruas jalan yang mengalami pengaspalan di Jalan Kenanga yakni 573 meter.
Kemudian panjang ruas jalan yang mengalami pengaspalan di Jalan Kemuning yaitu 339 meter. Sedangkan panjang ruas jalan yang mengalami pengaspalan di Jalan Mawar yakni 374 meter.***