Asahan Sembelih 101 Hewan Kurban, Daging Langsung Disalurkan ke Warga

I

Isman

Rabu, 27 Mei 2026 | 18:10 WIB

Asahan Sembelih 101 Hewan Kurban, Daging Langsung Disalurkan ke Warga
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Bersama Wakil Bupati Asahan dan pejabat lainnya, menggelar pelaksanaan pemotongan hewan kurban secara terpusat.

ASAHAN, AmiraRiau.com – Dalam rangka merayakan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar pelaksanaan pemotongan hewan kurban secara terpusat. Agenda religi dan sosial ini dilaksanakan di Alun-Alun Rambate Rata Raya, Kota Kisaran, Rabu (27/5/2026) mulai pukul 09.00 WIB.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati Asahan, Sekda, para Asisten, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Turut hadir jajaran Forkopimda Asahan, meliputi Kajari Asahan, Dandim 0208/Asahan, Ketua PN Kisaran, dan perwakilan Kapolres Asahan.

Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berhasil menghimpun total 101 ekor hewan kurban yang terdiri dari 84 ekor sapi serta 17 ekor kambing atau domba.

Logistik satwa kurban tersebut bersumber dari kontribusi kolektif jajaran OPD, Kepala Bagian (Kabag), pihak Kecamatan Kisaran Barat, Kecamatan Kisaran Timur, serta Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Agung H. Achmad Bakrie Kisaran.

Bupati Taufik Zainal Abidin menegaskan, seluruh paket daging kurban akan segera didistribusikan secara door-to-door dan tepat sasaran kepada masyarakat di sekitar Kota Kisaran.

Di samping pemotongan terpusat, warga Kabupaten Asahan juga menerima satu ekor sapi bantuan kemasyarakatan dari Presiden RI yang dialokasikan khusus untuk masyarakat Dusun II Desa Sei Alim Hulu, Kecamatan Air Batu.

Guna memberikan rasa aman kepada konsumen, Pemkab Asahan menerapkan standardisasi mitigasi penyakit ternak yang ketat. Seluruh satwa kurban telah melalui rangkaian uji klinis oleh tim medis dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Asahan.

Hasil pemeriksaan berkala menunjukkan seluruh hewan kurban berada dalam kondisi sehat, bebas dari penyakit zoonosis, layak syar'i, serta sangat aman untuk dikonsumsi masyarakat.

"Kami sudah memastikan kondisi fisik dan kesehatan hewan secara ante-mortem maupun post-mortem sebelum dipotong. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai kualitas dagingnya," imbuh Bupati.

Menutup arahannya, Bupati mengimbau seluruh panitia pelaksana untuk menerapkan prinsip manajemen lingkungan bersih (eco-kurban) dengan menjaga higienitas lokasi Alun-Alun pasca-pemotongan. Rangkaian acara yang dimulai sejak pelaksanaan Salat Iduladha dan pidato kepala daerah ini rampung pada pukul 10.00 WIB dalam kondisi yang aman, tertib, dan lancar.***

Penulis: Heru

Editor: Isman