Bunda Literasi Asahan Lantik Bunda Literasi Merant, Perkuat Budaya Baca

I

Isman

Rabu, 08 April 2026 | 15:40 WIB

Bunda Literasi Asahan Lantik Bunda Literasi Merant, Perkuat Budaya Baca
Pelantikan Bunda Literasi Kecamatan Meranti yang dihadiri langsung oleh Bunda Literasi Kabupaten Asahan di Aula Kantor Camat Meranti, Rabu (8/4/2026).

ASAHAN, AmiraRiau.com – Gerakan literasi di Kabupaten Asahan semakin masif menjangkau tingkat kecamatan. Hal ini ditandai dengan pelantikan Bunda Literasi Kecamatan Meranti yang dihadiri langsung oleh Bunda Literasi Kabupaten Asahan di Aula Kantor Camat Meranti, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Asahan Drs. Ilham, M.M, Camat Meranti Resmanto Tambunan, SE, para Kepala Desa, serta pengurus Bunda Literasi desa se-Kecamatan Meranti.

Dalam arahannya, Bunda Literasi Kabupaten Asahan menekankan bahwa peran Bunda Literasi di tingkat kecamatan dan desa sangat krusial sebagai role model (panutan) bagi masyarakat. Literasi bukan hanya soal mengeja huruf, melainkan kemampuan mengolah informasi untuk kesejahteraan.

"Bunda Literasi yang baru dilantik harus menjadi motor penggerak Gerakan Nasional Gemar Membaca. Kita ingin perpustakaan menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat bagi seluruh warga," tegasnya.

Bunda Literasi Kabupaten Asahan menggarisbawahi enam poin penting yang harus dijalankan oleh pengurus yang baru dilantik, yaitu:

  1. Role Model: Menjadi teladan gemar membaca di lingkungan keluarga dan masyarakat.

  2. Kebijakan Literasi: Memberikan masukan strategis dalam pengembangan budaya baca di daerah.

  3. Mobilisasi Masyarakat: Menggerakkan komunitas literasi dan organisasi profesi.

  4. Inovasi Program: Menghadirkan kegiatan kreatif yang menarik minat baca generasi muda.

  5. Promosi Perpustakaan: Mengoptimalkan fungsi perpustakaan sebagai pusat ilmu pengetahuan.

  6. Inklusivitas: Menciptakan masyarakat yang berdaya dan mandiri melalui pemberdayaan literasi.

Selain penguatan internal, Bunda Literasi Kecamatan Meranti didorong untuk bersinergi erat dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Asahan. Kolaborasi ini mencakup pelatihan keterampilan yang berbasis literasi, sehingga masyarakat tidak hanya cerdas secara wawasan, tetapi juga mampu meningkatkan taraf ekonomi.

Acara pelantikan berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan SK Camat Meranti dan diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjadikan Kecamatan Meranti sebagai wilayah yang melek literasi dan berdaya saing tinggi.***

Penulis: Heru

Editor: Isman