Bupati Kampar Beli Mobil Dinas Vellfire 2025 Dikecam, Rahmat Yani Singgung Efek Efisiensi Anggaran

A

administrator

Selasa, 18 November 2025 | 00:00 WIB

Bupati Kampar Beli Mobil Dinas Vellfire 2025 Dikecam, Rahmat Yani Singgung Efek Efisiensi Anggaran

BANGKINANG, AmiraRiau.com- Keputusan Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Bagian Umum untuk menganggarkan pembelian mobil dinas mewah jenis Toyota Vellfire bagi Bupati H Ahmad Yuzar menuai kritik keras dari kalangan aktivis.

Rahmat Yani, mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Ocu Kampar (HMOK), menyatakan sangat menyayangkan keputusan tersebut, mengingat adanya efek efisiensi dan pemotongan Dana Transfer dari pemerintah pusat/provinsi yang berpengaruh pada pengurangan belanja pembangunan.

Rahmat Yani menyoroti bahwa banyak kepala daerah, termasuk Bupati Siak Afni Zulkifli, memilih untuk menolak atau menunda pembelian kendaraan dinas baru demi memprioritaskan kebutuhan yang lebih mendesak.

Menurut Rahmat, kebijakan pembelian Vellfire ini tidak relevan dan hanya pemborosan di tengah kondisi fiskal daerah. Ia menuntut Bupati Kampar memprioritaskan kebutuhan publik yang urgen dan mendesak, seperti perbaikan jembatan urat nadi ekonomi masyarakat yang terancam roboh (misalnya di Kampar Kiri).

Selanjutnya, kebutuhan ruang kelas baru karena banyaknya ruang kelas yang kondisinya darurat di beberapa kecamatan (Siak Hulu, Tambang), serta perbaikan kerusakan jalan yang mengancam nyawa pengendara.

"Itu yang mesti dianggarkan oleh bupati. Bukan kendaraan dinas untuk bermewah-mewah dan itu tidak relevan dengan kondisi sekarang. Itu hanya pemborosan..." tegas Rahmat Yani.

Rahmat Yani juga mempertanyakan mengapa mobil dinas mewah tersebut belum digunakan oleh Bupati jika memang alasannya adalah untuk menunjang kinerja.

Selain itu, ia menuntut pertanggungjawaban dan transparansi dari Kabag Umum Setda Kampar yang terkesan tertutup mengenai pembelian ini.

"Kabag Umum hendaknya menghargai Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik. Kenapa ditutup-tutupi. Sampaikan itu dengan tanggungjawab," kata Rahmat Yani.***

Penulis: Ali Akbar