Dari Veteran ke Generasi Muda, Semangat Perjuangan Jadi Pesan Utama HUT RI di Meranti

F

Farhan Hasibuan

Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:50 WIB

Dari Veteran ke Generasi Muda, Semangat Perjuangan Jadi Pesan Utama HUT RI di Meranti
Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar saat menghadiri ramah tamah bersama veteran dan Paskibraka di Lapangan Afifa Selatpanjang, Senin (17/8/2026).

MERANTI, AmiraRiau.com - Ramah tamah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama para veteran dan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus menanamkan nilai patriotisme, persatuan dan tanggung jawab kepada generasi muda.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Afifa Selatpanjang, Senin (17/8/2026) malam, merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ramah tamah berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Hadir Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin, Ketua dan Anggota DPRD Kepulauan Meranti, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, pimpinan instansi vertikal, para staf ahli dan asisten Setda, kepala OPD, para camat, Ketua MUI, Ketua LAMR, Ketua FKUB, tokoh masyarakat, pemuka adat, alim ulama, serta undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Paskibraka Tahun 2026 menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, panitia, para pelatih, pengasuh, tenaga kesehatan, kakak asuh, Purna Paskibraka, serta Pasukan 45 yang telah mendampingi mereka selama proses pembinaan hingga pelaksanaan tugas pengibaran dan penurunan bendera.

Menurut mereka, proses pembinaan tidak hanya mengajarkan kedisiplinan, baris-berbaris, dan tata cara pengibaran bendera, tetapi juga memberikan pelajaran tentang kehidupan, tanggung jawab, kebersamaan, serta pentingnya mengesampingkan ego demi mencapai tujuan bersama.

“Pelatih bukan hanya kami anggap sebagai pelatih, tetapi sudah kami anggap seperti ayah kami sendiri,” ungkap salah seorang perwakilan Paskibraka.

Sementara itu, perwakilan Veteran RI, Mahidin, turut membagikan kisah perjuangannya di masa lalu, khususnya ketika menghadapi agresi Malaysia. Ia mengingatkan generasi muda agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.

“Saya ingin anak-anak Paskibraka tahu betapa kerasnya perjuangan kami dulu. Jangan sampai melupakan sejarah,” pesannya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, khususnya para Paskibraka yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu, panitia penyelenggara, serta adik-adik Paskibraka yang telah melaksanakan tugas dengan baik dalam pelaksanaan upacara HUT RI pada 17 Agustus 2026,” ujar Asmar.

Menurutnya, pelaksanaan upacara kemerdekaan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.

Asmar mengajak seluruh masyarakat untuk kembali mengenang sejarah perjuangan bangsa, khususnya perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

“Dengan mengenang perjuangan para pahlawan, kita diharapkan dapat termotivasi untuk mengisi dan melaksanakan pembangunan sebagai wujud nyata meneruskan cita-cita kemerdekaan,” katanya.

Ia menegaskan, peringatan Proklamasi Kemerdekaan tidak boleh berhenti pada kegiatan mengenang masa lalu. Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 merupakan modal perjuangan untuk mengisi hari-hari ke depan yang penuh tantangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Asmar mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum mempererat persatuan dan kesatuan serta meningkatkan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Kepulauan Meranti.

Menurutnya, sejarah telah membuktikan bahwa bangsa yang besar tidak akan mampu mencapai tujuan tanpa persatuan. Sebaliknya, perpecahan dapat membuat suatu bangsa mudah dikalahkan.

“Segala perbedaan, apapun bentuk dan penyebabnya, harus diselesaikan secara baik dan bermartabat. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri untuk membangun Kabupaten Kepulauan Meranti yang kita cintai ini,” ujarnya.

Asmar juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN), masyarakat, dan terutama generasi muda untuk menjadikan semangat para veteran sebagai sumber inspirasi dalam menjalankan kehidupan dan membangun daerah.

“Tanpa jasa dan perjuangan para pahlawan, belum tentu kita dapat menikmati hasil pembangunan seperti sekarang ini. Jadikan para perintis kemerdekaan sebagai sumber inspirasi dan teladan karena mereka mampu membela negara dengan mengorbankan jiwa dan raga, bahkan keluarga dan segala yang dimilikinya demi mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutur Asmar.

Ia berharap nilai-nilai patriotisme, nasionalisme, persaudaraan, dan semangat rela berkorban yang diwariskan para pejuang dapat terus dijaga oleh generasi penerus.

“Semangat patriotisme para pahlawan dalam meraih dan merebut kemerdekaan hendaknya menjadi motivasi dan pijakan bagi kita dalam mengisi kemerdekaan melalui semangat berkarya dan membangun Kabupaten Kepulauan Meranti agar semakin cemerlang dan gemilang,” pungkasnya.

Editor: Tim redaksi