Dipastikan 2027 Flyover Garuda Sakti Pekanbaru Dibangun, Ganti Rugi Lahan 2026 ini Selesai

A

Alseptri Ady

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:32 WIB

Dipastikan 2027 Flyover Garuda Sakti Pekanbaru Dibangun, Ganti Rugi Lahan 2026 ini Selesai

PEKANBARU, AmiraRiau.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau, berkolaborasi menggesa pembangunan Flyover Simpang Garuda Sakti, Pekanbaru. Kolaborasi yang dilakukan yakni Pemprov Riau melakukan pembebasan lahan sedangkan pemerintah pusat membangun fisik Flyover

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan, bahwa saat ini pihaknya sedang mempersiapkan untuk pembebasan lahan pembangunan Flyover. Dari data yang didapat dilapangan, total ada 94 persil tanah yang akan dibebaskan untuk pembangunan Flyover tersebut.

“Dari data yang dikumpulkan dilapangan, total ada 94 persil tanah yang akan dibebaskan. Target penyelesaian ganti rugi lahan tersebut pada akhir tahun 2026 ini,” katanya, Rabu (22/7/2026).

Dilanjutkannya, selain proses pembebasan lahan yang terus berlangsung. Pihak BPJN Riau juga sudah memfinalkan Detail Enginering Desain (DED) Flyover tersebut, di mana DED ini juga merupakan tahapan penting yang perlu disiapkan sebelum pembangunan fisik sebuah bangunan.

“Sementara kami menyelesaikan pembebasan lahan, pihak BPJN juga sudah memfinalisasi DEDnya. Termasuk juga Amdal dan lainnya, sehingga seluruh tahapannya semua berjalan dan ditargetkan pada 2027 mendatang pembangunan fisik Flyover sudah bisa dilaksanakan,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala BPJN Riau Yohanis Tulak mengatakan, setelah proses pembebasan lahan selesai dilakukan oleh Pemprov Riau. Selanjutnya pihaknya akan menyampaikan ke Kementerian PU terkait pengerjaan fisik Flyover tersebut.

“DED pembangunan Flyover -nya sudah kami buat, termasuk Amdal. Jika pembebasan lahan sudah selesai, kami akan langsung laporkan ke pimpinan untuk pengerjaan fisiknya,” katanya.

Yohanis juga memaparkan, untuk fisik Flyover tersebut yakni panjang penanganan Flyover yakni 644 meter. Flyover akan membentang dari Jalan HR Soebrantas menuju ke arah Bangkinang. Kemudian panjang oprit arah Pekanbaru 145 meter. Panjang oprit arah Bangkinang 160 meter.

“Selanjutnya untuk clereance 5,3 meter, perkerasan oprit dan frontage menggunakan rigid pavement dan lebar struktur Flyover 18,8 meter,” paparnya. ***

Editor: Alseptri Ady

Sumber: MCR