PEKANBARU, AmiraRiau.com – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mitra swadaya di Provinsi Riau kembali menunjukkan tren positif. Pada periode 15–21 April 2026, harga TBS resmi mengalami kenaikan sebesar 2,02 persen dibandingkan pekan sebelumnya.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Defris Hatmaja, menyatakan bahwa kenaikan ini dipicu oleh naiknya harga Crude Palm Oil (CPO) dan Kernel di pasar global secara bersamaan.
Berdasarkan hasil rapat penetapan harga pada Selasa (14/4/2026), kenaikan ini didukung oleh harga CPO naik sebesar Rp197,16/kg, harga kernel juga naik signifikan sebesar Rp840,32/kg dan Indeks K ditetapkan sebesar 92,76 persen.
"Penetapan harga kali ini telah mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024. Perbaikan tata kelola terus kami lakukan agar memberikan aspek keadilan bagi petani maupun perusahaan mitra," jelas Defris.
Kenaikan harga tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun, yang kini dihargai Rp4.088,09/kg. Berikut daftar lengkap harga TBS Kemitraan Swadaya Riau:
| Kelompok Umur | Harga (Rp/Kg) | Kelompok Umur | Harga (Rp/Kg) |
| 3 Tahun | 3.170,97 | 21 Tahun | 3.981,93 |
| 4 Tahun | 3.532,73 | 22 Tahun | 3.905,33 |
| 5 Tahun | 3.787,00 | 23 Tahun | 3.818,22 |
| 6 Tahun | 3.931,71 | 24 Tahun | 3.752,10 |
| 7 Tahun | 4.020,99 | 25 Tahun | 3.698,05 |
| 8 Tahun | 4.069,21 | 26 Tahun | 3.678,51 |
| 9 Tahun | 4.088,09 | 27 Tahun | 3.648,50 |
| 10–20 Tahun | 4.047,87 | 30 Tahun | 3.453,19 |
Pemerintah Provinsi Riau, bekerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Riau, terus mengawal transparansi penetapan harga ini. Hal ini dilakukan untuk memastikan para petani mendapatkan pendapatan yang optimal sesuai dengan kondisi pasar.
"Kami berharap komitmen bersama ini berdampak langsung pada peningkatan pendapatan petani sawit yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat Riau secara umum," tutup Defris.***