Harkitnas 2026, Bupati Asmar Tekankan Perlindungan Generasi Muda demi Kedaulatan Bangsa

F

Farhan Hasibuan

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:29 WIB

Harkitnas 2026, Bupati Asmar Tekankan Perlindungan Generasi Muda demi Kedaulatan Bangsa
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar memimpin upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di halaman Kantor Bupati Selatpanjang, Rabu (20/5/2026).

MERANTI, AmiraRiau.com - upati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Selatpanjang, Rabu (20/5/2026).

Dalam upacara tersebut, Asmar membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid, yang menegaskan pentingnya menjaga generasi muda sebagai fondasi utama kedaulatan bangsa.

Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, peringatan Harkitnas tahun ini dinilai menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia ditentukan oleh kualitas perlindungan terhadap anak dan generasi penerus.

“Hal ini menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat. Sebagaimana amanat para pendiri bangsa, kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar,” ujar Asmar saat membacakan amanat tersebut.

Ia menyampaikan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah tengah menjalankan berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Salah satunya melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai dijalankan secara masif di sekolah-sekolah guna membangun fondasi kesehatan generasi masa depan.

Selain itu, pemerintah juga memperluas akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, disertai peningkatan kualitas guru serta pemberian beasiswa bagi masyarakat.

“Di sektor kesehatan, pemerintah juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis secara masif untuk memastikan perlindungan medis yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Kedaulatan pangan, kesehatan, dan pendidikan kini sedang kita bangun sebagai satu ekosistem kesejahteraan yang utuh,” jelasnya.

Dalam amanat tersebut, Asmar turut menyoroti pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diarahkan menjadi motor penggerak ekonomi baru di tingkat desa.

Melalui koperasi itu, masyarakat diharapkan lebih mudah memperoleh akses permodalan, pupuk, distribusi hasil panen hingga kebutuhan pokok dan layanan ekonomi dasar lainnya.

Tak hanya itu, pemerintah pusat juga disebut terus memperkuat perlindungan anak di ruang digital melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP TUNAS.

Melalui aturan tersebut, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun terhadap media sosial dan platform digital berisiko tinggi sejak 28 Maret 2026.

“Melalui kebijakan ini, hendaknya kita memastikan bahwa anak yang merupakan tunas bangsa kita mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya,” tegasnya.

Menutup amanatnya, Bupati Asmar mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional sebagai penguat komitmen bersama dalam mewujudkan Asta Cita atau delapan misi besar pembangunan nasional demi menghadirkan perubahan nyata di tengah kehidupan rakyat.

Editor: Farhan Hasibuan