Ayam Mati di Lumbung Padi, Nasib Minyak di Negeri Penghasil Minyak
Mardianto Manan menyoroti ironi antrean BBM di Riau. Negeri penghasil minyak namun rakyatnya mengant...
Mardianto Manan menyoroti ironi antrean BBM di Riau. Negeri penghasil minyak namun rakyatnya mengant...
H. Farhan Alfaruq Ajidin mengulas Surah ‘Abasa sebagai cermin abadi pendidikan etik. Wahyu yang mend...
Dosen Sejarah UNRI, Piki S. Pernantah, mengkritik wacana penyesuaian prodi yang hanya fokus pada ind...
Dosen PWK UIR, Mardianto Manan, mengkritik keras maraknya truk ODOL yang masuk Kota Pekanbaru. Jalan...
Ingin jago bahasa Inggris? Simak tips belajar aktif (Reading, Writing, Speaking, Listening) bagi pem...
Memperingati Hari Buku Sedunia 23 April, mari meneladani tradisi menulis Buya Hamka dan tokoh kemerd...
Mengenang keajaiban Gulai Cangkuak (Sirobuang) khas Pangean. Sebuah catatan tentang rasa, rindu pada...
Dr. Lusia Indrastuti membedah risiko rangkap jabatan pejabat publik: konflik kepentingan, erosi akun...
Dr. Asep Ajidin membedah fenomena "Don't Judge by Its Cover". Menggali kedalaman integritas melampau...
Mengenang Bu Aisyah (1939-2026), sosok pendidik tangguh, mantan anggota DPRD Pekanbaru, dan Ketua Ya...
Akademisi Dr. Asep Ajidin membedah peran QRIS dalam kemandirian ekonomi. Simbol kedaulatan digital y...
Akademisi PWK UIR Mardianto Manan soroti ironi pajak kendaraan di Riau. Target PAD Rp1,49 T terhamba...