WFH bagi ASN, Ruang Kelas bagi Guru: Pengakuan Terselubung dan Ujian Keadilan Negara
Dr. Asep Ajidin membedah paradoks SE Menteri PAN-RB No. 3/2026. Mengapa ASN administratif mendapat W...
Dr. Asep Ajidin membedah paradoks SE Menteri PAN-RB No. 3/2026. Mengapa ASN administratif mendapat W...
Bedah buku "Revolusi Iran" karya Nasir Tamara. Mengulas tumbangnya Shah Iran, sanksi ekonomi AS, hin...
Opini Dr. Asep Ajidin tentang 60 tahun BRK Syariah (1 April 1966 - 2026). Membedah lompatan paradigm...
Dr. Asep Ajidin membedah makna puitis 'Libasun' dalam QS. Al-Baqarah: 187. Simbol cinta, pelindung a...
Apakah Haji perjalanan fisik atau hati? Simak ulasan Buya Dr. Asep Ajidin tentang kaitan erat antara...
Mardianto Manan mengkritik praktik politik balas budi dalam penempatan pejabat di Riau. Mengapa Sist...
H. Farhan Alfaruq Ajidin mengulas krisis spiritual di balik gelar Haji. Apakah haji kita sekadar sim...
Hasrul Sani Siregar mengulas tawaran aliansi militer regional Iran di tengah konflik hari ke-29 deng...
Opini Dr. Asep Ajidin (Ketua PERSIS Pekanbaru) tentang istiqamah pasca Ramadhan. Jangan seperti pemi...
Analisis Mardianto Manan mengenai urbanisasi di Pekanbaru. Dengan penduduk mencapai 1,17 juta, bagai...
Ulasan hukum ketatanegaraan Dr. Lusia Indrastuti mengenai wacana Presiden Prabowo memotong gaji ment...
Mardianto Manan mengisahkan memori "Rantang Tak Pernah Kosong" di Kenagorian Pangean. Sebuah catatan...