ASAHAN, AmiraRiau.com – Momentum hari jadi ke-40 Universitas Asahan (UNA) berlangsung meriah dengan digelarnya kembali ajang bergengsi Universitas Asahan Marching Band Competition (UNA NBC) 3rd 2026. Kompetisi akbar yang memperebutkan piala bergilir Bupati Asahan ini dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Kampus UNA, dan berhasil menyedot perhatian ribuan pasang mata masyarakat.
Agenda dibuka secara resmi pada pukul 10.05 WIB oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., serta dihadiri jajaran fungsionaris fungsional daerah. Di antaranya perwakilan Kapolres Asahan, perwakilan Dandim 0208/Asahan Kapten Inf. Erizal, jajaran Pengurus Provinsi (Pengprov) PDBI Sumut, Ketua PDBI Asahan, perwakilan KONI Asahan, Ketua DPRD Asahan, fungsionaris Disporapar, serta segenap civitas akademika Universitas Asahan.
Ketua PDBI Kabupaten Asahan, Mapilindo, mengutarakan bahwa realisasi UNA NBC 2026 merupakan sebuah titik balik (turning point) yang dinantikan oleh pegiat korps musik di Sumatera Utara. Sempat terhenti total akibat hantaman pandemi Covid-19 beberapa tahun silam, kompetisi tahun ini kembali digelar dengan lonjakan antusiasme peserta yang sangat signifikan dari berbagai kabupaten/kota se-Sumut.
"Ajang ini menjadi panggung strategis bagi para unit marching band untuk menguji hasil latihan, sinkronisasi visual, dan musikalitas terbaik mereka di hadapan publik. Kami memproyeksikan kegiatan ini terus konsisten menjadi agenda tahunan untuk menjaring bibit atlet berprestasi," tutur Mapilindo.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan Pengprov PDBI Sumut, Fahrul Rozi, menegaskan bahwa disiplin marching band telah berevolusi jauh melampaui aspek seni pertunjukan (performing arts). Saat ini, marching band diakui sebagai cabang olahraga resmi yang menuntut ketahanan fisik prima, kekuatan motorik, serta kedisiplinan mental yang ketat. Bahkan, pembinaan yang terukur dalam cabor ini terbukti mampu membuka peluang karier profesional yang luas bagi para atletnya.
Dukungan penuh juga mengalir dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Asahan. Berdasarkan rekam jejak impresif kontingen Asahan pada ajang PON Sumut-Aceh sebelumnya, pihak KONI optimistis kualitas pembinaan atlet drum band lokal mampu bersaing ketat di level regional maupun nasional.
Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, dalam orasi pembukaannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada rektorat dan panitia Universitas Asahan yang sukses mengemas hari jadi kampus dengan kegiatan edukatif dan produktif berskala regional.
"Melalui akselerasi kegiatan kompetitif seperti UNA NBC ini, kita sedang mengonstruksi semangat kreativitas, sportivitas, dan kedisiplinan kolektif generasi muda. Ini adalah modal penting agar pemuda Asahan mampu mengukir prestasi emas dan membawa harum nama daerah di pentas nasional," pungkas Bupati Taufik.
Sebagai tanda dibukanya kompetisi secara resmi, Bupati Asahan bersama unsur Forkopimda melakukan pemukulan drum bersama secara simbolis. Gelaran bergengsi ini ditutup dengan penampilan display atraktif penuh semangat dari para peserta yang berlangsung aman dan sukses hingga pukul 12.00 WIB.***
Penulis: Heru