SIAK, AmiraRiau.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak bergerak cepat mematangkan persiapan teknis untuk dua agenda besar keagamaan yang akan berlangsung sepanjang bulan Juni 2026. Agenda tersebut meliputi pemulangan komparatif 257 jemaah haji dari Tanah Suci serta keberangkatan Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Riau.
Rangkaian kesiapan logistik, akomodasi, dan transportasi tersebut dibahas secara mendalam dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar, bertempat di Ruang Rapat Sri Indrapura, Kantor Bupati Siak, Selasa (2/6/2026).
Sekda Siak, Mahadar, menjelaskan bahwa berdasarkan draf jadwal resmi dari otoritas Debarkasi Batam, sebanyak 257 jemaah haji asal Kabupaten Siak musim haji 1447 H / 2026 M dijadwalkan tiba kembali di Indonesia pada pertengahan bulan, tepatnya sekitar tanggal 15 Juni 2026.
Guna menjamin kenyamanan dan kelancaran kepulangan para tamu Allah tersebut, Pemkab Siak telah menyiapkan skema transportasi estafet secara terpadu. Jalur laut Batam - Siak, jemaah akan diberangkatkan dari Pelabuhan Sekupang, Batam, menuju Pelabuhan Tanjung Buton, Kabupaten Siak, dengan menggunakan armada kapal cepat Dumai Line.
Jalur darat pelabuhan - kecamatan, setibanya di Pelabuhan Tanjung Buton, para jemaah beserta petugas pendamping akan langsung diarahkan menuju bus pariwisata yang telah disewa pemerintah untuk diantar ke wilayah kecamatan masing-masing.
"Kami tegaskan bahwa tidak akan ada penyambutan secara seremonial di Pelabuhan Tanjung Buton demi efisiensi waktu dan kenyamanan jemaah yang lelah pasca-perjalanan jauh. Oleh karena itu, kami mengimbau dengan sangat kepada pihak keluarga untuk tidak perlu datang menjemput ke pelabuhan," tegas Mahadar.
Sekda meminta para Camat segera menyosialisasikan kebijakan ini kepada pihak keluarga di wilayahnya masing-masing. Penjemputan secara resmi hanya dipusatkan di titik kumpul kecamatan yang telah ditentukan. Adapun untuk urusan pengangkutan barang bawaan dan air zam-zam, seluruhnya sudah diakomodasi secara aman oleh petugas daerah.
Selain membahas debarkasi haji, forum rapat tersebut juga mematangkan kesiapan keberangkatan Kafilah Kabupaten Siak yang akan bertanding pada ajang bergengsi MTQ Tingkat Provinsi Riau ke-44. Perhelatan syiar Islam tersebut dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) pada 26 Juni hingga 4 Juli 2026.
Sebanyak 70 orang anggota kafilah terbaik Negeri Istana dijadwalkan bertolak menuju Kuansing pada 25 Juni 2026. Pemkab Siak saat ini tengah mengunci kesiapan teknis mulai dari armada transportasi, kelayakan fasilitas pemondokan (pemukiman kafilah) di lokasi acara, hingga jaminan suplemen kesehatan peserta.
"Kita harapkan seluruh perangkat daerah terkait mematangkan persiapan kedua agenda besar ini tanpa ada yang terlewat. Semoga jemaah haji kita kembali dalam keadaan sehat dan meraih predikat mabrur, serta kafilah MTQ kita mampu memberikan prestasi terbaik demi mengharumkan nama Kabupaten Siak," pungkas Mahadar.***