PEKANBARU, AmiraRiau.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru mencatat, terhitung sejak 1 hingga 29 Januari 2026 sudah terjadi belasan kali kasus kebakaran lahan dengan luas yang terbakar mencapai 8,51 hektar.
"Kebakaran lahan yang kami tangani bersama aparat gabungan sejak awal Januari 2026 menyebar di sebelas titik," ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Pekanbaru Iwa Gemino, Senin (2/2/2026).
Disampaikannya, untuk kasus kebakaran tertinggi di Januari 2026 terjadi di wilayah Kecamatan Payung Sekaki.
"Luas lahan yang terbakar di Payung Sekaki sepanjang Januari 2026 mencapai 7,18 hektar," ungkap Iwa Gemino.
Kemudian sisanya 1,33 hektar lagi, terang dia, tersebar di empat kecamatan di antaranya di Kecamatan Rumbai, Bukit Raya, Tuah Madani dan Binawidya.
Saat ini, lanjut Iwa Gemino, kebakaran lahan yang terjadi sudah berhasil dikendalikan. Apalagi, Kota Pekanbaru sejak beberapa hari terakhir diguyu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
"Alhamdulillah, beberapa hari ini hujan mengguyur kota, kondisi ini jelas membantu proses pemadaman kebakaran lahan," ujarnya.
Namun demikian, BPBD Kota Pekanbaru bersama tim gabungan terus melakukan pengawasan di lapangan terutama di lokasi-lokasi yang memang rawan terjadinya kebakaran lahan.
"Kami terus melakukan pengawasan di lokasi lahan terbakar, tim memastikan pendinginan sudah dilakukan," tutup Iwa Gemino.***
Penulis: Afnan