BATAM, AmiraRiau.com - Suasana haru dan khidmat menyelimuti kompleks Embarkasi Haji Batam pada Rabu dini hari. Tepat pukul 00.50 WIB, rombongan Kelompok Terbang (Kloter) 8 yang membawa 189 jamaah haji (Dhuyufurrahman) gabungan asal Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mendarat dengan selamat setelah menempuh penerbangan transnasional dari Jeddah, Arab Saudi.
Lambaian tangan dan tetesan air mata kebahagiaan dari para petugas dan kerabat tak terbendung saat para tamu Allah ini menapakkan kaki kembali di tanah air setelah menyelesaikan seluruh rukun Islam kelima di Tanah Suci.
"Alhamdulillahi Rabbil Alamin, segala puji dan syukur ke hadirat Allah SWT. Atas rahmat dan karunia-Nya, hari ini kita dapat berkumpul menyambut kepulangan Jamaah Haji Kabupaten Rokan Hulu dalam keadaan sehat walafiat, utuh, dan penuh kebahagiaan," ujar Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, Rabu (10/6/2026).

Meski jarum jam telah melewati tengah malam, antusiasme jajaran otoritas daerah dalam menyambut kepulangan para jamaah sama sekali tidak surut. Bupati Anton didampingi Ketua TP PKK Rokan Hulu dr. Yeni Dwi Putri, Wakil Ketua DPRD Kepulauan Riau dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M., beserta jajaran delegasi pemda tampak bersiaga di barisan depan untuk bersalaman satu per satu dengan jamaah yang turun dari bus jemputan.
Manifes perjalanan spiritual ini mencatatkan bahwa para jamaah sebelumnya bertolak dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, pada tanggal 9 Juni 2026 pukul 11.15 waktu setempat.

Bupati Anton, yang dalam kesempatan tersebut juga bertindak atas nama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, menyampaikan pidato ucapan selamat datang yang mendalam kepada seluruh anggota Kloter 8. Ia mempersilakan para jamaah untuk beristirahat sejenak di fasilitas asrama sebelum melanjutkan sisa rute domestik menuju kampung halaman.
Lebih dari sekadar seremonial penerimaan kedinasan, kepulangan para jamaah haji ini dinilai membawa implikasi spiritual yang besar bagi masa depan belahan barat Provinsi Riau. Bupati Anton berharap, energi kesucian doa yang dipanjatkan oleh jamaah di tempat-tempat mustajab seperti Baitullah dan Masjid Nabawi dapat menjadi berkah bagi keberlanjutan program daerah.
"Kami berharap doa-doa tulus yang dipanjatkan selama berada di Tanah Suci menjadi wasilah kebaikan bagi bumi lancang kuning yang kita cintai ini. Doakan secara khusus agar Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Kuansing senantiasa diberikan stabilitas keamanan, persatuan masyarakat yang kokoh, serta kemajuan dalam setiap derap langkah pembangunannya," harap Bupati Anton.
Prosesi penyambutan darurat dini hari tersebut ditutup dengan ritual doa bersama yang dipimpin oleh tim pembimbing ibadah haji daerah. Seluruh hadirin menundukkan kepala, mengamini harapan besar agar seluruh darmabakti spiritual yang telah dilalui para jamaah diganjar dengan pahala terbaik dan meraih predikat haji yang mabrur serta hajjah yang mabrurah.***