Mengamuk Karena Tak Terima Bansos, Seorang Lansia di Pekanbaru Bakar Ban di Depan MPP

A

Alseptri Ady

Selasa, 14 April 2026 | 15:29 WIB

Mengamuk Karena Tak Terima Bansos, Seorang Lansia di Pekanbaru Bakar Ban di Depan MPP

PEKANBARU, AmiraRiau.com - Seorang lansia membuat aksi bakar ban di atas pedestrian Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Selasa (14/4/2026) siang.

Asap hitam membubung tinggi di depan pagar Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru.

Para pengunjung MPP pun panik melihat asap terus membubung di tepi jalan protokol yang sibuk.

Sejumlah petugas dari Satpol PP Kota Pekanbaru langsung berupaya menenangkan pria itu dan berupaya memadamkan ban terbakar tersebut

Pria itu teriak-teriak di dekat ban yang terbakar sambil memperlihatkan beberapa dokumen. 

Pria lanjut usia bernama Amri itu menunjukkan dokumen berupa Kartu Keluarga (KK).

Ada juga surat rujukan dari rumah sakit yang menunjukkan bahwa Amri mengalami nyeri punggung bagian bawah.

"Tidak pernah dapat, akhirnya aku lapor ke wali kota, istri kabur, terbit KK baru," ujarnya sembari berteriak.

Pria 67 tahun itu mengaku juga sempat mengajukan bantuan sosial ke Dinas Sosial Kota Pekanbaru.

"Aku minta menghadap tidak boleh katanya, menghadap pimpinan, sedangkan presiden boleh bertemu," paparnya.

Dirinya juga berceracau tentang beberapa hal di pedestrian tersebut. Ia juga terengah-engah menjelaskan banyak hal kepada para petugas yang mendekatinya.

Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Junaedy angkat bicara soal kejadian itu. Ia menegaskan bahwa yang bersangkutan sudah mendapat bantuan sosial.

"Sudah hampir lima tahun kita urus dan beliau sudah banyak dapat bansos seperti PKH, alat bantu dengar, PBI JK dan BPNT," terangnya.

Dirinya juga melakukan pecah KK agar istrinya juga mendapat bantuan sosial. Namun triwulan  IV tahun 2025, desilnya naik ke desil 6 hingga 10.

"Sebelumnya desil 4, sehingga yang bersangkutan tidak lagi menerima bansos," ulasnya.***

Editor: Alseptri Ady

Sumber: Tribun Pekanbaru