PEKANBARU, AmiraRiau.com- Dewan Pimpinan Daerah Genggam Tangan Anak Bangsa (DPD GTAB) Provinsi Riau secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap program pemulihan lingkungan lingkungan hidup di wilayah administrasi Kabupaten Kampar.
Aksi penanaman pohon massal yang dipelopori oleh Kelompok Tani Gelawan Hijau bersama jajaran aktivis pelestari alam ini akan dipusatkan di kawasan Kecamatan Kampar Kiri.
Langkah taktis ini dipandang sebagai bentuk kontribusi nyata sektor sipil dalam memperkuat program strategis pemerintah pusat maupun daerah. Fokus utama gerakan ini diarahkan pada penguatan ketahanan nasional melalui skema optimalisasi fungsi kawasan hutan produksi dan hutan kemasyarakatan.
"Partisipasi aktif dalam penghijauan ini merupakan komitmen organisasi untuk mendorong optimalisasi kawasan hutan. Kami memandang wilayah hutan memiliki peran krusial sebagai pilar penyedia sumber ketahanan pangan mandiri serta potensi energi terbarukan di masa depan, tanpa mengorbankan fungsi ekologis utama hutan tersebut," kata Isman Iriadi, Ketua DPD GTAB Riau, Kamis (2/7/2026).
Intervensi penghijauan yang dikoordinasikan oleh Kelompok Tani Gelawan Hijau ini didesain menggunakan pendekatan agroforestri (wana tani). Pendekatan ini memadukan tanaman hutan kayu dengan tanaman pangan produktif jangka pendek dan menengah.
Konsep pengelolaan lahan yang diterapkan meliputi mengembalikan kualitas tutupan lahan hijau guna mencegah potensi degradasi tanah, memitigasi risiko banjir luapan sungai, serta menjaga ketersediaan cadangan air bawah tanah Kampar Kiri.
Selanjutnya, memanfaatkan ruang kosong di sela-sela tanaman tegakan untuk budidaya tanaman pangan holtikultura guna mencukupi kebutuhan konsumsi lokal secara mandiri serta menanam varietas tanaman tertentu yang memiliki karakteristik biomassa tinggi sebagai investasi penyediaan bahan baku energi ramah lingkungan.
DPD GTAB Riau berharap pelaksanaan agenda penanaman pohon di lapangan dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan teknis yang berarti. Keberhasilan program ini bertumpu pada konsistensi perawatan tanaman pascatanam oleh para anggota kelompok tani dan pendamping lapangan.
Dalam hal ini, DPD GTAB Riau merangkul berbagai pihak seperti BEM Sekolah Tinggi Ekonomi (STIE) Riau, Mapala, serta Al Huda.***
Penulis: YD