Pastikan Tepat Sasaran, Dinas Pertanian Bengkulu Selatan Perketat Seleksi Calon Penerima Alsintan

A

administrator

Rabu, 24 Desember 2025 | 00:00 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, Dinas Pertanian Bengkulu Selatan Perketat Seleksi Calon Penerima Alsintan

BENGKULU SELATAN, AmiraRiau.com– Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan memperketat proses seleksi terhadap kelompok tani yang akan menerima bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan). Langkah evaluasi ini dilakukan guna memastikan bantuan berupa alat pemanen padi modern dan traktor tepat sasaran serta berdaya guna tinggi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan, Binagrasya, SP, MM, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan buah dari upaya Bupati Bengkulu Selatan, Rifa'i Tajudin, dalam melobi Kementerian Pertanian RI demi mendorong modernisasi di lahan persawahan daerah.

Tahun ini, Bengkulu Selatan mendapatkan alokasi Alsintan strategis yang terdiri dari 6 Unit Combine Harvester (Mesin pemanen padi) serta 3 unit traktor roda 4 (Jonder).

Adapun kriteria utama dalam evaluasi kelompok tani calon penerima meliputi legalitas kelompok tani yang terdaftar resmi, kesesuaian antara jumlah alat dengan cakupan area tanam, kedisiplinan kelompok dalam merawat bantuan pemerintah sebelumnya dan kesiapan biaya perawatan agar alat tidak terbengkalai.

Binagrasya menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, Dinas Pertanian tidak hanya sekadar menyalurkan, tetapi juga akan memantau keberadaan fisik dan kondisi alat secara berkala.

"Kami memastikan alat dan mesin pertanian akan terinventaris dengan baik. Kami akan memantau terus kondisi dan keberadaan Alsintan tersebut secara berkelanjutan setelah diserahkan ke kelompok tani," tegas Binagrasya, Rabu (24/12/2025).

Mekanisasi pertanian melalui combine harvester dan traktor roda 4 diharapkan mampu menjadi solusi atas kelangkaan tenaga kerja manual dan tingginya biaya produksi. Dengan teknologi ini, proses tanam dan panen menjadi lebih cepat, serta meminimalisir kehilangan hasil (losses) saat panen.

Dinas Pertanian menargetkan proses evaluasi rampung dalam waktu dekat agar para petani dapat segera merasakan manfaat teknologi ini pada musim tanam mendatang.***

Penulis: Erlan S