Respons Kelangkaan Minyakita, Wako Agung Perintahkan Sidak Gudang dan Gandeng TNI-Polri

I

Isman

Kamis, 16 April 2026 | 14:24 WIB

Respons Kelangkaan Minyakita, Wako Agung Perintahkan Sidak Gudang dan Gandeng TNI-Polri
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.

PEKANBARU, AmiraRiau.com – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan segera melakukan peninjauan lapangan secara intensif terkait distribusi minyak goreng subsidi, Minyakita. Langkah ini diambil sebagai respons atas laporan warga mengenai kelangkaan stok yang memicu lonjakan harga di pasar tradisional maupun ritel.

Pemeriksaan direncanakan menyasar titik-titik distribusi utama guna memastikan tidak ada praktik penimbunan oleh oknum tidak bertanggung jawab yang mencoba mengambil keuntungan di tengah situasi sulit.

"Kita akan mengecek tempat-tempat yang menjadi pusat pengumpulan atau gudang. Pengawasan ketat di titik pengepul sangat krusial untuk mendeteksi penyimpangan distribusi sejak dini," tegas Agung Nugroho, Kamis (16/4/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, kelangkaan stok telah menyebabkan harga Minyakita meroket hingga Rp17.000 per liter. Angka ini jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.

Kondisi ini memicu keresahan warga, mengingat Minyakita merupakan tumpuan kebutuhan pokok masyarakat menengah ke bawah di Ibu Kota Provinsi Riau tersebut.

Dalam menjalankan fungsi pengawasan ini, Pemko Pekanbaru tidak bergerak sendiri. Wali Kota memastikan adanya sinergi lintas instansi untuk memberikan efek jera kepada para pelanggar aturan distribusi.

"Kami bekerja sama dengan aparat penegak hukum dari unsur TNI dan Polri. Kerja sama ini bertujuan menindak tegas pihak-pihak yang memanfaatkan kelangkaan demi mencari keuntungan pribadi secara ilegal," jelas Agung.

Selain langkah represif, Agung mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam melakukan pengawasan mandiri. Ia meminta warga tidak ragu melaporkan segala bentuk kejanggalan, seperti adanya gudang mencurigakan yang menyimpan stok dalam jumlah besar namun tidak didistribusikan ke pasar.

Wali Kota memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya maksimal menjaga ketersediaan stok agar tetap aman dan harganya kembali terjangkau bagi seluruh lapisan warga Pekanbaru.***

Editor: Isman

Sumber: MC Riau