PEKANBARU, AmiraRiau.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) resmi meluncurkan program strategis untuk mendongkrak daya saing tenaga kerja lokal di pasar global. Pemprov Riau membuka pendaftaran Program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum secara gratis dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau.
Kuota peserta yang disediakan dalam program penunjang karier ini dirancang sangat tematik menyesuaikan angka momentum daerah. Pihak panitia membuka lowongan bagi 69 orang calon peserta terpilih, yang merepresentasikan usia baru Bumi Lancang Kuning pada tahun ini.
Kepala Disnakertrans Provinsi Riau, Roni Rakhmat, menjelaskan bahwa intervensi ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk memitigasi risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja di lingkungan korporasi.
"Melalui pembekalan regulasi dan draf teknis K3 yang mumpuni, Pemprov Riau berkomitmen mendukung terciptanya budaya kerja yang aman, sehat, dan produktif. Proses pendaftaran daring dibuka sepanjang 10 hingga 25 Juli 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan tahapan seleksi ketat pada 26 sampai 31 Juli. Nama-nama peserta yang lolos akan kami umumkan pada 1 Agustus 2026 mendatang," terang Roni Rakhmat, Kamis (9/7/2026).
Pelaksanaan pembinaan intensif ini akan digulirkan penuh sepanjang bulan Agustus 2026 dengan menggunakan sistem kelas daring (online class). Meskipun biaya pelatihan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah (nol rupiah), peserta tetap diwajibkan membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) resmi ke pusat.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2023, rincian alokasi biaya PNBP tersebut diperuntukkan bagi pengurusan Sertifikat Ahli K3 Umum Resmi, Administrasi Evaluator SKP (Surat Keputusan Penunjukan) dan biaya penerbitan SKP Resmi Kemenaker RI.
Mengingat program ini menggunakan sistem seleksi berbasis gugur dan kuota yang sangat terbatas, tim seleksi menetapkan aturan ketat berupa sistem satu peserta untuk satu perusahaan (one perusahaan one participant) serta prioritas pendaftar tercepat (first come, first served).
Kriteria kelayakan dan kebutuhan perangkat yang wajib dipenuhi pelamar meliputi minimal memegang ijazah kelulusan jenjang Diploma 3 (D3) dari semua jurusan, salinan Ijazah terakhir, KTP, Curriculum Vitae (CV), pasfoto terbaru, dan surat keterangan sehat dari dokter dan wajib memiliki laptop atau PC operasional serta ponsel pintar berbasis Android selama masa kelas daring berlangsung.
Ujian akhir atau evaluasi kompetensi tetap akan dilaksanakan secara tatap muka (offline) di lokasi yang akan ditentukan oleh panitia pengawas dari Disnakertrans Riau.
"Bagi putra-putri Riau maupun perwakilan pelaku usaha lokal yang berminat meningkatkan kompetensi industrinya, silakan langsung memindai QR Code yang tertera di akun Instagram resmi @nakertransriau sebelum kuota terpenuhi," pungkas Roni Rakhmat.***