SIAK, AmiraRiau.com - Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar, menyambut hangat kunjungan kerja Komisaris Independen PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Mia Amiati, beserta jajaran manajemen di Kota Siak Sri Indrapura, Rabu (3/6/2026).
Kedatangan rombongan petinggi salah satu bank terbesar di Indonesia ini bertujuan untuk meninjau secara langsung potensi destinasi wisata, tata ruang, serta warisan sejarah yang dimiliki oleh daerah berjuluk Negeri Istana tersebut.
Dalam momentum kunjungan itu, Syamsurizal secara khusus mendampingi Mia Amiati menelusuri sejumlah destinasi unggulan. Rute dimulai dari kompleks cagar budaya Istana Asserayah Al Hasyimiah (Istana Siak) hingga puncaknya meninjau infrastruktur modern sarana Lift Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (TASL). Kombinasi destinasi ini menjadi representasi kuat dari perpaduan nilai sejarah kejayaan masa lalu dan akselerasi modernisasi pembangunan Siak hari ini.
Sebagai bentuk penghormatan dan keramahtamahan khas Melayu, Wakil Bupati Syamsurizal menyerahkan cenderamata eksklusif berupa lukisan Sultan Siak kepada Mia Amiati sebagai kenang-kenangan resmi dari jajaran Pemerintah Kabupaten Siak.
"Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Siak, kami mengucapkan selamat datang kepada Ibu Komisaris Bank Mandiri beserta rombongan di Negeri Istana. Kami berharap kunjungan ini memberikan kesan mendalam, sekaligus menjadi ruang untuk menikmati atmosfer kota serta ragam destinasi unggulan yang kami rawat dengan baik," ujar Syamsurizal.
Saat berada di dalam Istana Siak, Wabup menjabarkan secara detail berbagai koleksi benda mati peninggalan bernilai tinggi yang menjadi bukti otentik kejayaan administrasi Kesultanan Siak pada masanya. Rombongan kemudian bergerak menuju Jembatan TASL untuk menjajal fasilitas lift luar ruangan guna menikmati lanskap tata kota dari ketinggian.
Syamsurizal menjelaskan, Jembatan TASL bukan sekadar infrastruktur penghubung mobilitas logistik darat, melainkan telah bermutasi menjadi ikon pariwisata yang sangat melekat di hati masyarakat.
"Jembatan TASL ini memiliki catatan historis karena pernah meraih rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai jembatan khusus pertama dan satu-satunya di Indonesia yang mengintegrasikan fasilitas lift penumpang luar ruangan (outdoor lift). Ini menjadi daya tarik pembeda bagi para pelancong domestik maupun mancanegara," urai Wabup.
Lanskap bentangan Sungai Siak yang membelah pusat kota dari atas jembatan sukses memukau rombongan Bank Mandiri. Mia Amiati mengakui bahwa pesona magis tata kota dan keasrian alam Siak selalu berhasil membuatnya rindu untuk kembali berkunjung setiap kali menginjakkan kaki di Provinsi Riau.
"Saya selalu mengagumi komitmen pembangunan di Kabupaten Siak. Setiap ada agenda dinas ke Provinsi Riau, saya selalu meluangkan waktu khusus untuk singgah ke Siak. Hari ini sangat luar biasa, saya bisa menyaksikan langsung visual tata kota yang sangat cantik dan bersih dari puncak Jembatan TASL," puji Mia.
Menurutnya, Kabupaten Siak memiliki keunggulan kompetitif di sektor pariwisata nasional karena mampu menyeimbangkan tata kelola ruang publik modern tanpa sedikit pun merusak otentisitas situs sejarah yang mereka miliki.***