PEKANBARU, AmiraRiau.com - Senat Universitas Riau telah menyelesaikan putaran pertama pemungutan suara untuk memilih tiga nama calon rektor Universitas Riau periode 2026-2030, setelah delapan bakal calon rektor menyampaikan visi misi mereka yang digelar di Aula Lantai IV Gedung Rektorat Unri, Rabu (8/7/2026).
Dari hasil pemungutan suara oleh 62 anggota Senat Unri tersebut terpilih tiga nama dengan perolehan suara terbanyak. Ketiganya adalah Dr. Maxsasai Indra, SH., MH yang meraih 29 suara, Prof Ahmad Fadli ST MT PhD dengan dukungan 13 suara, dan Prof. Dr. Jimmi Copriady, M.Si yang mendapatkan 11 suara.
Sebelumnya, dalam pemilihan Rektor Universitas Riau periode 2026-2030 terdapat 8 calon. Mereka berasal dari berbagai fakultas dan institusi, yakni Prof. Dr. Jimmi Copriady MSi, Dr. Mexsasai Indra SH MH, Prof. Dr. Iwantono MPhil, Prof. Dr. Firdaus SH MH, Prof. Dr. Elfizar SSi MKom, Prof. Dr. Nofrizal SPi MSi, Prof. Ahmad Fadli ST MT PhD, serta Aldrin Herwany SE MM PhD.
Setelah memasuki tahap pemilihan putaran pertama, terdapat 3 calon yang maju ke babak selanjutnya, di antaranya Dr. Mexsasai Indra, S.H., M.H., Prof. Dr. Jimmi Copriady, M.Si., dan Prof. Dr. Iwantono, M.Phil. Tahapan pemilihan selanjutnya akan menentukan calon rektor pada Agustus mendatang dalam pemilihan rektor Universitas Riau periode 2026-2030.
"Alhamdulillah dari 8 bakal calon yang mendaftar, terjaring tiga orang. Ketiganya adalah Dr. Maxsasai Indra, SH., MH dari Fakultas Hukum yang saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor 1 Unri, lalu Prof Ahmad Fadli ST MT PhD yang merupakan Dekan Fakultas Teknik Unri, dan Prof. Dr. Jimmi Copriady, M.Si yang saat ini menjabat sebagai Dekan FKIP Unri," ujar Ketua Senat Unri Prof. Dr. Ir. Zulkarnaini, M.Si didampingi Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unri, Dr M Rasuli SE MSi Ak CA ACPA.
Sedangkan lima bakal calon lainnya harus gugur. Mereka adalah Prof. Dr. Iwantono, M.Phil (4 suara), Prof. Dr. Elfizar, S. Si, M. Kom (2 suara), Prof. Dr. Firdaus, S.H., M.H (2 suara) dan Prof. Dr. Nofrizal, S.Pi., M.Si. (1 suara). Sedangkan Aldrin Herwany, S.E., M.M., Ph.D tidak mendapatkan suara.
Selanjutnya, kata Zulkarnaini, ketiga nama yang terjaring akan dikirim ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk diverifikasi, dan akan dilakukan pemilihan rektor oleh Senat Universitas dan urusan Kementerian pada 5 Agustus 2026 mendatang.***