Udara Memburuk, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan Belajar Daring atau PJJ 3 Hari ke Depan

A

Alseptri Ady

Selasa, 15 September 2026 | 16:36 WIB

Udara Memburuk, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan Belajar Daring atau PJJ 3 Hari ke Depan

PEKANBARU, AmiraRiau.com - Pemerintah Kota Pekanbaru resmi kembali menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Daring bagi siswa TK hingga SMP sederajat terhitung mulai 16 hingga 18 September 2026. Langkah ini diambil usai rapat koordinasi menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap di Kota Pekanbaru yang berada pada kategori sangat tidak sehat.

Keputusan tersebut didasarkan pada Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kota Pekanbaru yang menembus angka 220 pada Selasa (15/9/2026). Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan nihilnya potensi curah hujan di wilayah tersebut hingga akhir pekan.

"Mempertimbangkan prediksi BMKG curah hujan yang belum turun sampai hari Jumat, maka mulai besok melaksanakan pembelajaran jarak jauh," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal pada Selasa (15/9/2026).

Penerapan sistem sekolah daring tersebut bertujuan utama untuk melindungi kesehatan para peserta didik dari paparan polusi udara pekat. Pihak dinas memprioritaskan keselamatan fisik siswa agar terhindar dari potensi gangguan pernapasan akibat asap.

Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menegaskan akan terus memantau perkembangan kualitas udara bersama instansi teknis secara berkala. Jika Indeks Standar Pencemar Udara tidak kunjung membaik, masa pelaksanaan PJJ berpeluang diperpanjang hingga Minggu (20/9/2026).

Pemerintah Kota Pekanbaru sebelumnya telah melakukan penyesuaian jam belajar mengajar di seluruh satuan pendidikan pada Senin (14/9/2026). Pada kebijakan awal tersebut, seluruh siswa negeri maupun swasta dipulangkan lebih awal pada pukul 12.00 WIB.

Kebijakan belajar daring ini berlaku mengikat untuk seluruh jenjang PAUD/TK, SD, hingga SMP sederajat di bawah naungan Pemko Pekanbaru. Seluruh pihak sekolah dan tenaga pendidik diminta mengoptimalkan media pembelajaran elektronik selama masa PJJ berlangsung.

Masyarakat dan para orang tua diimbau agar membatasi aktivitas anak-anak di luar ruangan selama kabut asap masih menyelimuti kota. Kerja sama orang tua sangat dibutuhkan untuk memantau kedisiplinan siswa belajar dari rumah masing-masing.***

Editor: Alseptri Ady

Sumber: MCR