BENGKULU SELATAN, AmiraRiau.com- Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Yevri Sudianto, secara resmi melantik anggota Badan Musyawarah Adat (BMA) untuk masa bakti 2025-2030. Acara pelantikan ini diadakan secara khidmat di Gedung Pemuda, dihadiri oleh tokoh masyarakat dan pejabat daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Yevri Sudianto menegaskan peran BMA sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
“BMA memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai luhur adat kita... Saya berharap, dengan kepengurusan yang baru ini, BMA dapat semakin aktif dalam memberikan masukan dan pertimbangan kepada pemerintah daerah, khususnya dalam pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan adat dan budaya,” ujar Wabup, Rabu (12/11/2025).
“Yang paling penting bagi kami, BMA harus hadir di tengah masyarakat untuk mengajak, memberitahu, serta mengajarkan nilai-nilai adat budaya terutama kepada anak-anak muda di sekolah. Bisa melalui sosialisasi maupun pagelaran festival untuk menumbuhkan semangat melestarikan adat,” jelasnya.

Wabup secara spesifik mendorong BMA untuk hadir di tengah masyarakat dengan fokus pada generasi muda dengan sosialisasi di sekolah guna mengajak, memberitahu, dan mengajarkan nilai-nilai adat budaya, terutama kepada anak-anak muda di sekolah.
Selanjutnya, menggelar festival untuk menumbuhkan semangat melestarikan adat, serta bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam memajukan sektor kebudayaan dan pariwisata.
Kepengurusan BMA periode 2025-2030 diisi oleh tokoh-tokoh adat yang diharapkan mampu mengemban amanah dengan baik:
| Jabatan | Nama |
|---|---|
| Ketua Umum | Alwis, S.H. |
| Sekretaris Umum | Ruslan Mojuanto, S.Sos. |
| Bendahara | Dedi Yuliandi, S.Pd. |
Dengan dilantiknya kepengurusan ini, diharapkan sinergi antara Pemda dan lembaga adat semakin kuat, mewujudkan Bengkulu Selatan yang "BERADAT".
Pelantikan ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, pejabat daerah, serta perwakilan dari berbagai organisasi adat di Bengkulu Selatan. Susunan kepengurusan BMA periode 2025-2030 terdiri dari Alwis S.H. Ketua Umum, Ruslan mojuanto S.sos sekretaris umum, Dedi yuliandi S. Pd bendahara,tokoh-tokoh adat yang memiliki pengalaman dan pemahaman mendalam tentang adat dan budaya Bengkulu Selatan.***
Penulis: Erlan Saswadi