Kisah Tragis di Sungai Batang Lubuh, Lumba-lumba yang Sempat Jadi Ikon Rohul Ditemukan Mati Terdampar

A

administrator

Selasa, 16 Desember 2025 | 00:00 WIB

Kisah Tragis di Sungai Batang Lubuh, Lumba-lumba yang Sempat Jadi Ikon Rohul Ditemukan Mati Terdampar

ROKAN HULU, AmiraRiau.com- Fenomena langka yang sempat membawa kegembiraan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berakhir pilu. Lumba-lumba yang tersasar dan sempat menjadi perhatian publik di Sungai Batang Lubuh (Sungai Rokan Kanan) ditemukan terdampar dan tak bernyawa di pinggiran sungai, tepatnya di kawasan Dusun Surau Munai, Kecamatan Kepenuhan Hulu, pada Senin (15/12/2025) pagi.

Sebelumnya, kemunculan lumba-lumba ini telah menjadi viral dan memicu kekaguman masyarakat. Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, bahkan sempat mengeluarkan imbauan tegas agar masyarakat menjaga kelestarian mamalia laut ini, berharap ia menjadi simbol keasrian sungai.

Namun, penemuan tragis ini kini menyisakan pertanyaan besar. Apa faktor penyebab kematian? Apakah karena perubahan kualitas air, faktor lingkungan, atau kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh dari habitat aslinya?

Merespons laporan tersebut, Bupati Anton segera memberikan instruksi. "Saya meminta masyarakat segera menguburkan Ikan (Lumba-lumba) itu. Jangan sampai dibiarkan membusuk di air karena dapat mencemari lingkungan dan menimbulkan bau," ujarnya.

Instruksi ini dilaksanakan oleh perangkat desa dan masyarakat setempat. Prosesi penguburan dilakukan dengan penuh penghormatan, disaksikan oleh Camat Kepenuhan Hulu, Junaidi, S.IP, M.Si, dan Kepala Desa Kepenuhan Hulu, Nurhadi.AS.

Kematian lumba-lumba ini menjadi pengingat pahit bagi masyarakat Rokan Hulu. Peristiwa ini bukan hanya akhir kisah seekor satwa, tetapi juga refleksi tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian ekosistem Sungai Batang Lubuh, agar biota asli sungai maupun satwa langka yang tersasar dapat tetap lestari.***

Penulis: Kominfo/JK