JAKARTA, AmiraRiau.com - Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz, kecewa atas banyaknya kejadian berulang kali Napi kabur di beberapa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) provinsi Riau. Ini menandakan lemahnya kinerja dan pengawasan Kepala Kanwil Pemasyarakatan (Kakanwil) Riau, Rudy Fernando Sianturi.
Arisal Azis menegaskan, kasus ini jelas akibat kurangnya pengawasan dari Kakanwil Pemasyarakatan Riau serta tidak adanya tindakan tegas dari Menteri Imipas terhadap Kakanwil Pemasyarakatan Riau yang dianggap lalai.
"Baru beberapa bulan lalu terjadi kasus Napi kabur, kali ini terjadi lagi Napi kabur atau melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian. Seringnya napi kabur di Riau merupakan tamparan keras bagi kami di Komisi XIII DPR RI," kata Arisal yang akrab dipanggil Ajo Sal, Selasa (6/10/2026)
Arisal Aziz merincikan beberapa bulan lalu terjadi kasus Napi kabur Lapas Pekanbaru yang hingga saat ini belum ditangkap. Kejadian tersebut, dimana Napi melarikan diri, tidak boleh dianggap sebagai insiden biasa, karena ini menyangkut kepercayaan publik terhadap sistem pengawasan pemasyarakatan di Indonesia.
"Kejadian Napi kabur di Rutan dan Lapas di Riau bukan pertama kalinya terjadi, di era kepemimpinan Rudy Fernando Sianturi menjadi Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau sudah dua kali narapidana yang kabur dari Lapas," katanya.
Atas kondisi ini Komisi XIII DPR RI mengusulkan kepada Menteri Imipas Agus Andrianto untuk segera mencopot Kepala Kanwil PAS Riau Rudy Fernando Sianturi dan Kepala Lapas Pasir Pangaraian Efendi Parlindungan Purba.
Arisal Aziz meminta Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto segera mengambil keputusan tegas, agar kepercayaan masyarakat terhadap Lembaga Pemasyarakatan kembali pulih.
"Ini tidak bisa dibiarkan, harus ada tindakan tegas. Bukan cuma Kalapas saja dicopot, tetapi juga yang mengawasi seluruh Lapas di Riau yakni Kakanwil juga dicopot," kata Arisal Aziz tegas.***