PEKANBARU, AmiraRiau.com – Kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali memburuk secara signifikan pada Sabtu (17/10/2026) pagi. Konsentrasi partikulat halus (PM2.5) melonjak tajam hingga menyentuh angka 187,6 mikrogram per meter kubik pada pukul 07.00 WIB, yang menempatkan indikator udara pada kategori Sangat Tidak Sehat.
Kondisi ini meningkat drastis dibandingkan periode yang sama pada Jumat (16/10/2026), di mana konsentrasi PM2.5 tercatat sebesar 68 mikrogram per meter kubik atau masuk kategori tidak sehat. Kenaikan tajam ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan polusi udara dan kabut asap.
Berdasarkan pemantauan BMKG hingga Sabtu pagi, terpantau sebanyak 3.048 titik panas (hotspot) tersebar di wilayah Sumatera. Provinsi Sumatera Selatan masih menjadi penyumbang terbesar dengan 2.558 titik. Sementara itu, Provinsi Riau mencatat sembilan titik panas.
Selain Sumatera Selatan dan Riau, hotspot juga terdeteksi di Jambi sebanyak 206 titik, Lampung 130 titik, Bangka Belitung 119 titik, Bengkulu 18 titik, serta Aceh dan Sumatera Barat masing-masing tiga titik.
Forecaster BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang, menjelaskan bahwa sembilan hotspot di Riau tersebar di Kabupaten Bengkalis sebanyak tiga titik, Siak dua titik, Kampar dua titik, Pelalawan satu titik, dan Kota Dumai satu titik.
"Meski jumlah hotspot di Sumatera menunjukkan penurunan, potensi gangguan akibat asap di Riau belum sepenuhnya berakhir. BMKG memprakirakan kekaburan udara akibat asap masih berpotensi terjadi sepanjang hari ini, meskipun peluang hujan tetap ada di sejumlah wilayah," ungkap Elisa, Sabtu.
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang terjadi secara bertahap di berbagai wilayah Riau. Pagi hari potensi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Indragiri Hilir dan Pelalawan.
Siang hingga sore hari hujan diprakirakan meluas ke Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Siak, Pelalawan, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Kota Dumai.
Malam hari hujan berpotensi turun di Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Pelalawan, Bengkalis, Siak, Indragiri Hulu, dan Kota Pekanbaru dan dini hari hujan ringan diperkirakan melingkupi Bengkalis, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, dan Dumai.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Kampar, Indragiri Hilir, Pelalawan, dan Dumai pada pagi, sore, serta malam hari.
Suhu udara di Riau diprakirakan berada pada rentang 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan 55–98 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga utara dengan kecepatan 10–40 km/jam, sedangkan tinggi gelombang di perairan Riau tergolong rendah, berkisar antara 0,5–1,25 meter.
Mengingat buruknya kualitas udara, masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi kegiatan di luar rumah jika kabut asap semakin pekat guna menghindari risiko gangguan pernapasan (ISPA).***
Editor: Isman
Sumber: MC Riau