PEKANBARU, AmiraRiau.com- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Genggam Tangan Anak Bangsa (GTAB) Provinsi Riau, Isman Iriadi, meminta pemerintah daerah untuk tidak hanya memfokuskan penyaluran beasiswa pendidikan kepada kelompok mahasiswa yang terdata pada desil 1 hingga 4.
Ia menilai, kriteria pembagian desil kerap kali tidak sepenuhnya mencerminkan tingkat ekonomi masyarakat secara presisi di lapangan.
Sebagaimana diketahui, kelompok desil 1 hingga 4 merupakan kategori masyarakat dengan tingkat kesejahteraan 1–40 persen terendah secara nasional. Namun, menurut Isman, kelompok masyarakat yang berada di desil 5 dan 6 juga sangat membutuhkan uluran tangan pemerintah.
"Keluarga yang masuk dalam kelompok desil 5 dan 6 ini kerap berada dalam posisi terhimpit atau pas-pasan. Mereka sering kali tergolong hampir miskin, namun gugur secara administratif saat mengajukan bantuan," ungkap Isman, Rabu (24/9/2026).
Oleh karena itu, ia mendesak pemerintah daerah agar melakukan verifikasi faktual dan melihat kondisi riil di lapangan, sehingga skema beasiswa tidak kaku pada pembatasan desil semata.
"Pemerintah harus melihat kondisi riil di lapangan secara objektif, sehingga tidak menutup kemungkinan keluarga yang berada di atas desil 4 juga berhak mendapatkan beasiswa demi kelangsungan pendidikan anak-anak mereka," tegas Isman.
Apa Itu Desil?
Desil adalah pembagian tingkat kesejahteraan penduduk menjadi 10 kelompok (desil 1 sampai 10) berdasarkan kondisi ekonomi setiap rumah tangga:
Desil 1: adalah Penduduk yang masuk dalam kelompok 1-10% dengan tingkat kesejahteraan terendah secara nasional.
Desil 2: adalah kelompok rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan yang rendah, berada pada peringkat 11-20% terendah secara nasional dalam sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan, seringkali diidentifikasi sebagai kategori "miskin" dalam konteks bantuan sosial.
Desil 3: adalah kelompok rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan yang masuk dalam 21-30% dari kelompok masyarakat dengan kesejahteraan paling rendah secara nasional, termasuk dalam kategori masyarakat yang tergolong rentan miskin dan memiliki peluang besar untuk menerima bantuan sosial seperti KIP Kuliah.
Desil 4: adalah kelompok rumah tangga dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang berada di rentang 31-40% tingkat kesejahteraan nasional terendah, termasuk dalam kategori masyarakat rentan miskin dan berpotensi menjadi penerima bantuan sosial seperti KIP Kuliah jika memenuhi persyaratan lebih lanjut.Ilmu Komputer
Desil 5: adalah kelompok masyarakat pada posisi kesejahteraan ekonomi menengah ke bawah, yaitu pada titik tengah dari total data, yang menandakan bahwa 50% data berada di bawah nilai desil tersebut dan 50% data berada di atasnya.
Desil 6-10: adalah nilai yang mengelompokkan rumah tangga ke dalam kelompok kesejahteraan per-sepuluhan, di mana angka desil 6 menunjukkan bahwa rumah tangga tersebut berada pada kelompok 60% terbawah, yang umumnya memiliki tingkat kesejahteraan yang lebih rendah, namun pada konteks KIP Kuliah, desil 6 merupakan kelompok menengah ke atas yang memiliki peluang lebih kecil untuk lolos beasiswa dibanding desil 1-3.***
Penulis: YD
Editor: Alseptriadi