Bulan Imunisasi Kejar Nasional Digelar 1-31 Oktober, Ini Sasaran dan Lokasinya di Riau

A

Alseptri Ady

Kamis, 24 September 2026 | 18:39 WIB

Bulan Imunisasi Kejar Nasional Digelar 1-31 Oktober, Ini Sasaran dan Lokasinya di Riau

PEKANBARU, AmiraRiau.com - Bulan Imunisasi Kejar Nasional akan dilaksanakan serentak selama satu bulan pada 1-31 Oktober 2026. Di Provinsi Riau, kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemenuhan imunisasi anak yang belum lengkap sekaligus penurunan ZeroDose disetiap wilayah. Hal tersebut disampaikan Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Patricia, saat memaparkan materinya secara virtual, Kamis (24/9/2026). 

Lanjutnya, prioritas pemberian imunisasi dalam kegiatan tersebut adalah DPT dosis pertama bagi anak yang belum mendapatkannya.

Namun, apabila ditemukan anak yang belum mendapatkan jenis imunisasi lainnya, pelayanan dapat diberikan sesuai jadwal dan ketentuan imunisasi kejar.

“Prioritas pemberian imunisasi itu DPT 1 sebagai bentuk intervensi zero dose. Tetapi jika ditemukan jenis imunisasi lain yang belum lengkap, maka dapat diberikan,” jelasnya.

Adapun sasaran kegiatan mencakup bayi usia 0-11 bulan yang belum mendapatkan imunisasi DPT-HB-Hib dosis pertama atau zero dose. Selain itu, baduta usia 12-23 bulan. 

Pelaksanaan imunisasi dapat dilakukan di Puskesmas, jejaring fasilitas pelayanan kesehatan, Posyandu, pos pelayanan imunisasi, maupun fasilitas pelayanan kesehatan swasta seperti rumah sakit, praktik dokter, dan praktik bidan.

Patricia mengatakan pelaksanaan kegiatan membutuhkan dukungan berbagai pihak untuk menemukan dan menjangkau sasaran, terutama anak yang belum mendapatkan imunisasi atau belum lengkap imunisasinya.

Selain bayi dan baduta, kegiatan juga dapat menyasar anak usia sekolah dasar, khususnya di kabupaten/kota yang capaian Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS)-nya masih rendah. " Kemudian, wanita usia subur yang belum pernah mendapatkan imunisasi atau belum lengkap sesuai jadwal juga termasuk sasaran sesuai ketentuan program, " ujarnya. 

Ditambahkannya, melalui pelaksanaan selama Oktober, dinas kesehatan berharap anak yang belum mendapatkan imunisasi maupun yang belum lengkap dapat ditemukan, dijangkau, dan mendapatkan pelayanan sesuai jadwal imunisasi.***

Editor: Alseptri Ady

Sumber: MCR