Kapolsek Pino Ingatkan Siswa SMAN 8 Bengkulu Selatan Jauhi Narkoba dan Judi Online

I

Isman

Senin, 19 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Kapolsek Pino Ingatkan Siswa SMAN 8 Bengkulu Selatan Jauhi Narkoba dan Judi Online
Kapolsek Pino, IPTU Yosep Hendratno R., pembina upacara bendera di SMAN 8 Bengkulu Selatan, Senin (19/10/2026).

BENGKULU SELATAN, AmiraRiau.com- Ancaman narkoba, perundungan, pelanggaran lalu lintas, hingga judi online menjadi perhatian dalam pembinaan karakter pelajar di Bengkulu Selatan. Kapolsek Pino, IPTU Yosep Hendratno R., mengingatkan siswa SMAN 8 Bengkulu Selatan agar menjaga masa depan dengan menjauhi perilaku yang dapat merusak diri sendiri maupun lingkungan sekolah.

Pesan tersebut disampaikan Yosep saat bertindak sebagai pembina upacara bendera di SMAN 8 Bengkulu Selatan, Senin (19/10/2026). Di hadapan para siswa, ia menegaskan bahwa pelajar merupakan calon pemimpin daerah yang perlu mempersiapkan diri sejak dini melalui perilaku positif dan disiplin.
“Hari ini saya berdiri di sini bukan hanya sebagai Kapolsek, tetapi juga sebagai orang tua kalian. Saya melihat wajah-wajah calon pemimpin Bengkulu Selatan 10 tahun ke depan,” ujarnya.

Dalam amanatnya, Yosep menyampaikan empat pesan utama, menjauhi narkoba karena dapat merusak masa depan,  menghentikan perundungan dan segala bentuk kekerasan di lingkungan sekolah,  mematuhi aturan lalu lintas sebagai upaya melindungi keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya,  ia mengingatkan pelajar agar tidak terjerumus dalam judi online serta penggunaan gim secara berlebihan yang dapat mengganggu waktu belajar, kedisiplinan, dan pencapaian pendidikan.

Menurutnya, pembentukan karakter tidak cukup hanya melalui kegiatan belajar di kelas, tetapi juga membutuhkan kesadaran siswa untuk mengambil keputusan yang tepat dalam pergaulan sehari-hari, termasuk ketika beraktivitas di ruang digital.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran pelajar terhadap keamanan, ketertiban, dan tanggung jawab sosial sejak usia sekolah. Pesan yang disampaikan diharapkan dapat mendorong siswa menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, serta bebas dari narkoba dan perundungan.

Melalui pembinaan di sekolah, kepolisian juga mengingatkan pentingnya kerja sama antara guru, orang tua, dan siswa dalam mencegah perilaku berisiko yang dapat menghambat masa depan generasi muda.***

Penulis: DL
Editor: Isman