Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat! Disdik Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 6-7 Oktober

I

Isman

Senin, 05 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat! Disdik Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 6-7 Oktober
Plt Kepala Disdik Kota Pekanbaru Abdul Jamal.

PEKANBARU, AmiraRiau.com- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan kembali mengambil langkah tegas dengan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, yakni Selasa dan Rabu (6–7/10/2026).

Kebijakan ini diambil menyusul memburuknya kualitas udara di Kota Pekanbaru yang menembus kategori Sangat Tidak Sehat akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Dr. H. Abdul Jamal, M.Pd, mengonfirmasi bahwa PJJ ini berlaku bagi seluruh satuan pendidikan tingkat PAUD/TK, Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Pekanbaru.

"Langkah PJJ ini mengacu pada Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Nomor 20 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendidikan pada Satuan Pendidikan di Daerah Terdampak Asap Karhutla, serta hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) hari ini," ujar Abdul Jamal, Senin (5/10/2026) malam.

Dikatakan, kepada sekolah maupun madrasah di bawah kewenangan Kementerian Agama dan kementerian/lembaga lain di Pekanbaru, dihimbau dapat menyesuaikan demi keselamatan dan kesehatan peserta didik.

Disdik Pekanbaru juga memberikan instruksi khusus bagi sekolah-sekolah yang berada di kawasan pesisir atau pinggiran kota yang mengalamai kendala jaringan internet maupun daya listrik.

Aktivitas belajar mengajar tetap wajib berjalan menggunakan sistem modul penugasan berbasis rumah agar kesehatan anak-anak tidak terancam bahaya ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut).

"Bagi sekolah yang terkendala akses listrik atau jaringan internet, pembelajaran dilaksanakan melalui modul penugasan mandiri di rumah," jelas Abdul Jamal.

Pihak dinas akan terus memantau perkembangan nilai ISPU dalam 48 jam ke depan guna menentukan apakah proses belajar tatap muka sudah aman untuk dibuka kembali pada Kamis mendatang.

Sebelumnya, Disdik Kota Pekanbaru, menghimbau pihak sekolah untuk mengurangi aktivitas peserta didik di luar ruangan.

Himbauan ini seiring kualitas udara yang kembali masuk kategori Tidak Sehat akibat diselimuti kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Selain mengurangi aktivitas di luar ruangan, peserta didik dan tenaga pengajar juga dihimbau untuk menggunakan masker guna meminimalisir dampak kabut asap.

Meksi kualitas udara Tidak Sehat, namun Plt Kepala Disdik Kota Pekanbaru Abdul Jamal menyatakan belum ada kebijakan untuk pemberlakuan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Saat ini, kata dia, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas untuk seluruh sekolah tingkat PAUD/TK, SD dan SMP.***

Penulis: Afnan
Editor: Isman