BENGKULU SELATAN, AmiraRiau.com — Menjaga Kamtibmas dan membentengi generasi muda dari ancaman kejahatan digital bukan semata tugas kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.
Guna memperkuat benteng keamanan berbasis lingkungan, Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Aron Sebastian, mengimbau warga untuk mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan (poskamling) serta memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak remaja.
Langkah preventif tersebut disampaikan Kapolres saat memimpin kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al-Akbar, Jalan Letnan Muhibbah, Kelurahan Ibul, Kecamatan Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Jumat (16/10/2026).
Turut hadir mendampingi Kapolres di antaranya Wakapolres Kompol Kusman Jaya, Kasat Binmas AKP Andi, personel Satbinmas dan Sihumas, serta ratusan jamaah salat Jumat.

AKBP Aron Sebastian menekankan bahwa pengawasan dari dalam rumah tangga merupakan kunci utama mencegah anak terjerosok dalam pergaulan bebas yang merusak masa depan.
"Peran keluarga sangat vital. Kami mengimbau para orang tua agar lebih peka memantau pergaulan anak-anaknya guna mengantisipasi keterlibatan dalam aksi balap liar, penggunaan knalpot brong, penyalahgunaan narkoba, hingga judi daring," ujar AKBP Aron Sebastian, Jumat (16/10/2026).
Dikatakan, masjid bukan hanya tempat ibadah ritual, melainkan ruang sosial untuk mempererat kemitraan dan kepedulian bersama. Kami minta warga juga mewaspadai modus penipuan daring, pencurian, serta penyebaran paham radikalisme.
Program Jumat Keliling ini dirancang Polres Bengkulu Selatan sebagai sarana jemput bola untuk mendengarkan langsung keluhan serta aspirasi warga terkait dinamika keamanan di pemukiman masing-masing.
Melalui dialog interaktif ini, potensi gangguan kamtibmas dapat diidentifikasi lebih cepat sebelum berkembang menjadi tindak pidana.
Masyarakat mengapresiasi pendekatan humanis dan religius kepolisian yang dinilai mampu membangun rasa aman serta mempererat hubungan emosional antara polisi dan jamaah.***
Penulis: DL
Editor: Isman