Menteri ESDM, Dasco, Kepala BIN dan Kapolri Rapat Mendadak, Minta Kapolri Tindak Tegas Mafia BBM

A

Alseptri Ady

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Menteri ESDM, Dasco, Kepala BIN dan Kapolri Rapat Mendadak, Minta Kapolri Tindak Tegas Mafia BBM

JAKARTA, AmiraRiau.com - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menggelar rapat bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Kepala BIN Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra, CEO Danantara serta Wakil Menteri Sekretariat Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto, dan Pertamina, Jumat (16/10/2026) 

Adapun, rapat tersebut digelar di tengah terjadinya antrean panjang pembelian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU wilayah di Indonesia salah satunya di Bali.

Bahlil mengaku turut mendapatkan laporan dari direksi Pertamina ihwal kondisi pasokan BBM nasional, yang saat ini berada di sekitar 16—18 hari.

Selain itu, Bahlil juga meminta bantuan kepada Kapolri untuk menindak penyelewengan BBM bersubsidi yang diduga turut memperparah antrean pembelian BBM.

“Ya saya minta tolong sama Pak Kapolri, 'Pak, kalau begini ditindak aja melalui proses hukum.' Masak minyak BBM Solar subsidi ditampung kemudian dijual lagi dengan harga industri. Itu kan subsidinya kan ditanggung oleh negara. Itu kira-kira,” ungka Bahlil.

Adapun, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) menerjunkan sebanyak 108 mobil tangki dan 465 Awak Mobil Tangki (AMT) untuk mempercepat pemulihan serta penyaluran BBM di Bali.

Langkah ini diambil guna mengurai antrean kendaraan yang meluas di sejumlah SPBU wilayah Pulau Dewata.

Dari total armada yang dikerahkan, penguatan distribusi mencakup 99 unit mobil tangki standby dan 9 unit spot charter.

Penyaluran armada tersebut disokong langsung oleh 465 personel AMT, yang terdiri dari 365 personel utama, dan 100 personel bantuan lintas daerah.

Vice President Corporate Communication PPN Kitty Andhora menegaskan penambahan skala besar pada armada dan personel ini merupakan bagian dari strategi terintegrasi untuk memulihkan layanan BBM.

“Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan distribusi BBM di Bali melalui penguatan armada mobil tangki, dukungan personel lintas daerah, operasional terminal selama 24 jam, serta optimalisasi pasokan melalui kapal yang telah bersandar,” ujar Kitty dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10/2026). 

Kitty menambahkan, selain penambahan armada dan personel, pengerjaan distribusi BBM dari Fuel Terminal (FT) Sanggaran dan Integrated Terminal (IT) Manggis kini difungsikan penuh selama 24 jam nonstop, yang turut didukung oleh masuknya pasokan BBM dari kapal pengangkut yang telah bersandar.

Guna menampung dan mempercepat distribusi dari armada tangki yang dikerahkan, sebanyak 66 SPBU di area Denpasar dan Badung juga difungsikan selama 24 jam.

“Hal ini dilakukan untuk memberikan fleksibilitas waktu bagi masyarakat sekaligus memecah kepadatan antrean pada jam-jam sibuk,” tambahnya.***

Editor: Alseptri Ady