Soroti Dinamika Konferkab PWI Kampar, Akhmad Munir Tegaskan Pemilihan Harus Sportif dan Bebas Transaksional

I

Isman

Jumat, 16 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Soroti Dinamika Konferkab PWI Kampar, Akhmad Munir Tegaskan Pemilihan Harus Sportif dan Bebas Transaksional

BANGKINANG KOTA, AmiraRiau.com – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, menyoroti pentingnya menghilangkan praktik-praktik transaksional dalam pemilihan kepemimpinan organisasi wartawan.

Ia menegaskan, setiap proses pemilihan harus berlangsung secara demokratis dan sportif demi menjaga marwah organisasi profesi.

Pesan tersebut disampaikan menyikapi pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) VIII PWI Kabupaten Kampar periode 2026–2029 yang berlangsung di Stanum Resort Bangkinang, Kamis (15/10/2026).

Dalam konferensi tersebut, dua kandidat bersaing memperebutkan kursi Ketua PWI Kampar, yakni petahana Syawal dan Hj. Netty Mindrayani. Berdasarkan hasil penghitungan suara, Syawal dinyatakan terpilih setelah memperoleh delapan suara, sedangkan Netty meraih lima suara. Dua suara lainnya dinyatakan hangus.

Pada pelaksanaan konferensi PWI Kampar itu ada dugaan money politic, salah seorang peserta telah memberikan mandat kepada Syawal, namun ia hadir dalam ruangan itu dan ketika namanya dipanggil, yang bersangkutan lari keluar. Diduga telah menerima uang sehingga yang bersangkutan tidak bisa mengambil mandat itu kembali.

Akhmad Munir menekankan bahwa praktik transaksional harus dihilangkan dari proses pemilihan organisasi. Budaya demokrasi dan sportivitas perlu dikedepankan agar pemilihan berlangsung sesuai prinsip organisasi yang bermartabat.

“Praktik-praktik transaksional harus dihilangkan. Kita perlu membudayakan setiap pemilihan berlangsung secara demokratis dan sportif,” ujarnya melalui pesan Whatssapp, Jumat (16/10/2026).

Ia juga berharap PWI Kampar semakin solid dan terus berkarya dalam meningkatkan profesionalisme serta integritas wartawan. Organisasi pers harus mampu melahirkan insan jurnalistik yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan berkontribusi terhadap kemajuan daerah.

“Alhamdulillah, konferensi lancar dan demokratis. Semoga PWI Kampar makin kompak dan terus berkarya menjadikan wartawan yang profesional dan berintegritas serta bermanfaat kepada publik untuk kemajuan daerah,” pungkasnya.***

Penulis: HB
Editor: Isman