- 1. Menciptakan 17 juta lapangan kerja baru untuk mengurangi jumlah pengangguran hingga mencapai tingkat penyerapan tenaga kerja optimal.
- 2. Pertumbuhan ekonomi rata-rata mencapai 7 persen untuk menargetkan Indonesia dapat keluar dari jebakan pendapatan menengah atau middle income trap secara inklusif.
- 3. Target pengurangan tingkat kemiskinan 2,5 persen dan kemiskinan ekstrem 0 persen.
- 4. Memastikan setiap keluarga miskin menyekolahkan minimal satu orang anaknya hingga sarjana untuk memutus rantai kemiskinan.
- 5. Menciptakan lingkungan usaha yang mendukung pertumbuhan usaha ultra mikro dan UMKM melalui penataan dan implementasi regulasi untuk menjamin kepastian hukum dan menempatkan rakyat sebagai pusat kegiatan usaha.
- 6. Alokasi kredit perbankan ditargetkan mencapai minimal 35 persen. Pinjaman ini khusus untuk koperasi, UMKM, dan perusahaan rintisan.
- 7. Meneruskan proyek besar Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara secara bertahap.
- 8. Meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan domestik dan pertumbuhan industri nasional.
- 9. Hilirisasi sumber daya alam pertambangan, perkebunan, pertanian serta perikanan dan kelautan dilakukan secara menyeluruh hingga menciptakan produk akhir bernilai tinggi dengan fondasi industri hulu dan kebijakan TKDN.
- 10. Anggaran negara yang memadai, transparan, akuntabel, efektif, dan efisien dengan optimalisasi sumber pendapatan, reformasi kelembagaan, dan efektivitas belanja negara.
- 11. Melanjutkan pemerataan dan meningkatkan nilai tambah dari infrastruktur yang telah terbangun.
- 12. Memastikan pangan murah melalui stabilisasi harga pangan.
- 13. Menyediakan 40 persen tempat usaha bagi UMKM di lingkungan infrastruktur publik, juga mengalokasikan 50 persen anggaran belanja barang atau jasa pemerintah dan BUMN untuk koperasi dan UMKM.
- 14. Memperbanyak pasar baru dan merevitalisasi pasar tradisional sebagai pusat aktivitas ekonomi rakyat yang bersih dan nyaman.
- 15. Seluruh kelompok anak muda mendapatkan kebijakan afirmasi untuk mendapatkan kemudahan memulai dan mengembangkan usaha.
- 16. Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai generator pembaharuan yang potensinya sekitar 3.700 GW secara bertahap untuk kebutuhan energi dalam negeri.
- 17. Mengoptimalkan pemanfaatan sektor kelautan dengan potensi US$1,4 triliun per tahun secara inklusif demi menjaga gelombang potensi ekonomi biru RI.
- 18. Mengurangi kesenjangan ekonomi-sosial atau dukungan keuangan khusus untuk Papua dalam rangka mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
- 19. Menjadikan kota sebagai sentra pertumbuhan ekonomi yang dapat menarik dan mendorong desa untuk tumbuh bersama.
- 20. Mewujudkan Indonesia yang subur digital melalui dukungan terhadap rintisan usaha digital (start-up), seperti kemudahan pembiayaan, insentif pajak, dan inkubasi bisnis.
- 21. Meningkatkan peran pelaku usaha dan produk domestik dalam aktivitas ekonomi digital termasuk e-commerce untuk mendukung perkembangan UMKM lokal.***
Link berhasil disalin!
Target Ekonomi Ganjar-Mahfud Jika Menang Pilpres 2024
I
Isman
Sabtu, 21 Oktober 2023 | 00:00 WIB