Blackout! Kota Batam, Tanjung Pinang dan Bandara Hang Nadim Gelap Gulita, Menko Bahli Turun Tangan

A

Alseptri Ady

Senin, 12 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Blackout! Kota Batam, Tanjung Pinang dan Bandara Hang Nadim Gelap Gulita, Menko Bahli Turun Tangan

BATAM, AmiraRiau.com - Pemadaman listrik berskala besar (Blackout) melanda Batam, Bintan, dan Tanjungpinang, Kepulauan Riau, sejak Senin (12/10/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Gangguan tersebut menghambat distribusi air bersih, mengganggu akses internet, dan memicu kemacetan parah akibat lampu lalu lintas yang tidak berfungsi. 

Hingga Senin sore, penyebab pasti blackout belum diumumkan dan proses pemulihan jaringan masih berlangsung.

Listrik padam sekitar pukul 06.30 WIB, ketika warga bersiap berangkat kerja. Akibatnya, aktivitas rumah tangga ikut terganggu. Sejumlah warga dilaporkan mengalami terhentinya pasokan air karena pompa yang digunakan untuk mengalirkan air membutuhkan listrik.

Blackout pemadaman listrik di Batam kawasan yang terdampak meliputi rumah warga di Kecamatan Batam Kota, Bengkong, Sagulung, Sekupang, dan lainnya.

Hingga sekitar pukul 12.00 WIB siang, gedung DPRD Batam dan Kantor Wali Kota Batam juga masih mengalami pemadaman kelistrikan dan menggunakan genset sebagai sumber energi alternatif.

Bandara Internasional Hang Nadim Gelap Gulita

Gangguan yang terjadi pada jam sibuk pagi itu turut membuat sejumlah area di Bandara Internasional Hang Nadim Batam gelap akibat terputusnya pasokan listrik. Sejumlah gerai pedagang di terminal terlihat tanpa penerangan. Kondisi serupa terjadi di ruang tunggu penumpang.

Hampir seluruh area yang terpantau mengalami gangguan penerangan sehingga suasana bandara berbeda dari biasanya. Pagi yang semestinya menjadi awal kesibukan perjalanan udara justru diwarnai suasana gelap.

Dikutip dari unggahan akun Instagram resmi PLN Batam sehari sebelumnya, Minggu (11/10/2026), disebut gangguan listrik terjadi di wilayah Tiban dan sekitarnya pada pukul 16.37 WIB. 

Namun, sistem kelistrikan dinyatakan normal kembali pada 18.00 WIB. Meski begitu, pada Senin (12/10/2026), PLN Batam kembali menyatakan terjadi gangguan sistem kelistrikan yang berdampak pada sebagian besar wilayah Kota Batam dan sekitarnya.

PT PLN Batam, Kepulauan Riau (Kepri), pada sekitar pukul 13.00 WIB, menyampaikan berhasil memulihkan gangguan kelistrikan secara bertahap dengan memprioritaskan objek vital dan fasilitas pelayanan publik untuk memastikan kenyamanan masyarakat.

“Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memberikan perhatian khusus pada pasokan listrik untuk objek vital dan fasilitas pelayanan publik, seperti bandara, rumah sakit, pelabuhan, serta fasilitas strategis lainnya,” kata Manajer Komunikasi PLN Batam Yoga Perdana Sulastama.

“Untuk penyebab gangguan kami belum tahu, untuk saat ini kami prioritaskan recovery sistem dulu, dan penormalan listrik seluruh jaringan, nanti akan kami update terus,” ungkapnya, Senin (12/10/2026)

Menko Hilirisasi dan Energi Bahlil Turun Tangan

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan akan melakukan koordinasi dengan PT PLN (Persero) terkait gangguan pemadaman listrik di Batam, Kepulauan Riau.

"Nanti habis ini saya rapat sama PLN," ujar Bahlil, di sela-sela acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HPPI) di Jakarta, Senin (12/10/2026).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menegaskan akan segera mengecek kondisi kelistrikan di Batam melalui koordinasinya bersama PLN. 

“Saya coba cek di PLN, ya. Nanti saya cek,” kata Bahlil.***

Editor: Alseptri Ady