PEKANBARU, AmiraRiau.com - Viral di media sosial diduga ada aktivitas penyimpangan di Kafe Laksamana Muda Jalan Soekarno Hatta, kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau, didalam video memperlihatkan suasana LGBT di tempat hiburan tersebut.
Video yang diunggah akun Instagram @aliansipemuda_senapelanbersatu pada Minggu (18/10/2026) itu menuai beragam reaksi dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial bahkan mendesak aparat penegak hukum (APH) dan instansi terkait turun tangan untuk memeriksa aktivitas di lokasi tersebut.
Dalam video yang beredar, terlihat suasana tempat hiburan dengan gemerlap lampu dan sejumlah pengunjung. Penampilan serta gerakan beberapa pengunjung dikaitkan dengan aktivitas LGBT.
Netizen menduga, beberapa orang yang terlihat menari di dalam kafe itu merupakan laki-laki dengan menggunakan pakaian layaknya wanita. Dalam rekaman itu menjadi perhatian pengunggah dan memicu perdebatan di kolom komentar.
Unggahan tersebut kemudian berkembang menjadi perbincangan di media sosial. Sejumlah warganet menyampaikan kritik dan mempertanyakan aktivitas yang terekam dalam video, terutama dari sudut pandang norma sosial dan ketertiban umum.
Salah satu komentar datang dari akun Juan*** yang menuliskan, “Stop Penyimpangan!!!!”
Sementara itu, akun @emi_farhan78 turut menyampaikan pandangannya melalui kolom komentar.
“Kita menghargai perbedaan bukan menghargai penyimpangan,” tulis akun tersebut.
Komentar-komentar itu memperlihatkan adanya perbedaan pandangan di tengah masyarakat dalam menyikapi aktivitas yang terekam dalam video.
Selain menyampaikan kritik, sejumlah pengguna Instagram turut menandai akun instansi pemerintah, kepolisian, hingga pejabat daerah agar persoalan tersebut mendapat perhatian.
Sementara Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto mengaku telah menerima laporan terkait dugaan aktivitas menyimpang di kafe tersebut.
"Iya kita sudah dapat laporan, dan kami sudah sidak ke lokasi. Tapi saat kita turun, kita dapati sudah tutup tiba-tiba, namun jika terbukti akan diproses sesuai aturan," tegas Desheriyanto, Senin (19/10/2026). ***